JAKARTA – Ketua Umum DPP PartaiGolkar, Bahlil Lahadalia, menilai demokrasi di Indonesia saat ini telah kebablasan hingga merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pernyataan itu disampaikannya saat membuka acara Training of Trainers Sosialisasi 4 Pilar MPR di kantor DPP PartaiGolkar, Jakarta Barat, Jumat (6/2/2026).
"Menurut saya demokrasi ini kebablasan. Akhirnya merusak sendi-sendi kehidupan dalam berbangsa dan bernegara," ujar Bahlil.
Bahlil menekankan pentingnya menjaga kebhinekaan, yang dianggapnya sebagai aset terbesar bangsa.
Menurutnya, sila keempat Pancasila, "Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan," harus menjadi pedoman dalam praktik demokrasi Indonesia.
Acara tersebut dihadiri oleh kader-kader PartaiGolkar yang mendapat pelatihan terkait sosialisasi empat pilar MPR, dengan tujuan memperkuat pemahaman ideologi negara di kalangan anggota partai.*