Modernisasi Pertahanan Dipercepat, Prabowo Serahkan Alutsista Baru Rafale hingga Rudal Meteor ke TNI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyerahkan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang baru tiba di Indonesia kepada Pangl
NASIONAL
JAKARTA — Partai Nasional Demokrat (Nasdem) menyatakan tidak mempermasalahkan munculnya wacana Presiden Prabowo Subianto menjabat dua periode dan kembali maju pada Pemilihan Presiden 2029.
Sikap itu didasarkan pada tingginya tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo.
Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Saan Mustopa mengatakan, dukungan sejumlah partai terhadap Prabowo merupakan hal wajar di tengah capaian tingkat kepuasan publik yang dinilai tinggi.Baca Juga:
Ia merujuk pada hasil survei yang menunjukkan angka kepuasan hampir 80 persen.
"Kalau dilihat dari approval rating hari ini, tingkat kepuasan hampir 80 persen. Artinya, apa yang dilakukan Pak Prabowo selama satu tahun lebih ini mendapatkan apresiasi dari publik," kata Saan di Kompleks DPR RI, Senin, 9 Februari 2026.
Menurut Saan, tingginya tingkat kepuasan tersebut menjadi salah satu alasan menguatnya wacana Prabowo dua periode. Ia menilai, dukungan politik yang mulai muncul tidak terlepas dari persepsi publik terhadap kinerja pemerintahan saat ini.
"Dengan pertimbangan itu, wacana dua periode menjadi masuk akal," ujarnya.
Meski demikian, Saan tidak memberikan jawaban tegas ketika ditanya apakah Nasdem secara kelembagaan akan mendukung Prabowo kembali maju pada Pilpres 2029. Ia memilih tidak berkomentar dan meninggalkan lokasi.
Wacana Prabowo dua periode menguat seiring pernyataan terbuka sejumlah partai politik di lingkaran pemerintahan yang menyatakan kesiapan mendukung Prabowo kembali maju sebagai calon presiden.
Namun, sebagian besar partai belum secara tegas menyatakan dukungan terhadap pasangan calon wakil presiden.
Presiden ke-7 RI Joko Widodo sebelumnya juga menyatakan dukungannya terhadap pasangan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka untuk kembali maju pada Pilpres 2029.
"Prabowo-Gibran dua periode," kata Jokowi saat ditemui di Solo, Jawa Tengah, akhir Januari lalu.
Sejumlah partai lain seperti Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Amanat Nasional (PAN) telah menyampaikan dukungan kepada Prabowo untuk kembali maju.
Namun, partai-partai tersebut masih memisahkan pembahasan dukungan calon presiden dengan penentuan calon wakil presiden.
Partai Golkar juga menyatakan dukungan terhadap Prabowo, meski belum mengambil sikap terkait komposisi pasangan calon pada Pilpres 2029.
Hingga kini, dinamika dukungan politik masih terus berkembang seiring konsolidasi partai-partai menjelang kontestasi pemilu mendatang.*
(k/dh)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyerahkan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang baru tiba di Indonesia kepada Pangl
NASIONAL
JAYAWIJAYA Bentrok antarkelompok warga di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, kembali menelan korban jiwa dalam jumlah besar.
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan sikap keras terhadap praktik korupsi di lingkungan Kementerian Sosial, sekalipun dalam b
NASIONAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada awal perdagangan Senin (18/5/2026). Pada pukul 09.01 WIB, indeks tercatat turun
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah kembali tertekan pada awal perdagangan Senin (18/5/2026). Mata uang Garuda dibuka melemah ke posisi Rp17.657,
EKONOMI
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang lanjutan uji materi UndangUndang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab UndangUndang Hukum
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan nasional mengalami pergerakan beragam pada perdagangan Senin (18/5/2026). Di satu sisi, sebagian
EKONOMI
ACEH BESAR Koperasi Merah Putih (KDMP) Syariah Gampong Lam Lumpu, Kecamatan Pekan Bada, Kabupaten Aceh Besar, mulai beroperasi dan disam
EKONOMI
JAKARTA Harga emas Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan pada perdagangan Senin (18/5/2026). Koreksi har
EKONOMI
SAMARINDA Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap jaringan peredaran narkoba berskala besar di kawasan Gang Langgar,
HUKUM DAN KRIMINAL