BREAKING NEWS
Kamis, 26 Februari 2026

Bupati Tapsel Diminta Evaluasi Plt Kadisdik, Anggaran Ratusan Juta Diduga Tak Maksimal

Indra Saputra - Kamis, 26 Februari 2026 21:23 WIB
Bupati Tapsel Diminta Evaluasi Plt Kadisdik, Anggaran Ratusan Juta Diduga Tak Maksimal
Aktivis LSM Gempar sekaligus Ketua Prabowo Mania 08 Padangsidimpuan, Saparuddin Hasibuan, menilai program pelatihan tersebut belum menunjukkan hasil nyata dalam mempersiapkan kepala sekolah yang kompeten dan profesional. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TAPANULI SELATANBupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, didesak segera mengevaluasi kinerja Plt Kepala Dinas Pendidikan terkait penggunaan anggaran sebesar Rp428 juta untuk Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) di tahun 2025.

Anggaran yang besar ini dipertanyakan publik karena efektivitasnya dinilai kurang maksimal.

Aktivis LSM Gempar sekaligus Ketua Prabowo Mania 08 Padangsidimpuan, Saparuddin Hasibuan, menilai program pelatihan tersebut belum menunjukkan hasil nyata dalam mempersiapkan kepala sekolah yang kompeten dan profesional.

Baca Juga:

"Harapannya, Pak Gus Irawan dapat mencopot oknum-oknum pejabat di lingkungan Disdik bila terbukti tidak bekerja secara profesional dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Tapsel," tegas Sapar, Kamis (26/2/2026).

Saparuddin menekankan, pertanyaan publik muncul setelah adanya pemberitaan mengenai dugaan pungli terhadap guru honorer di SMP N 1 Sayur Matinggi.

Dugaan tersebut menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara tujuan pelatihan kepala sekolah dan praktik nyata di lapangan.

"Inilah dasar saya mempertanyakan anggaran sebesar Rp428 juta. Dana sebesar itu seharusnya berbanding lurus dengan sasaran, yakni mencetak kepala sekolah yang memiliki kompetensi dan integritas tinggi dalam memimpin dan mengelola sekolah," lanjutnya.

Meskipun demikian, Saparuddin mengapresiasi capaian Pemkab Tapsel yang baru-baru ini meraih predikat B dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2025, naik dari predikat CC enam tahun terakhir.

Menurutnya, prestasi ini harus diikuti dengan pengawasan dan evaluasi yang konsisten terhadap implementasi program pendidikan di lapangan.

Evaluasi kinerja Plt Kadisdik dan seluruh kepala sekolah di Tapsel dinilai penting untuk memastikan pencapaian target program pendidikan, kualitas layanan, pengembangan SDM, manajemen anggaran, serta hubungan dengan stakeholder berjalan optimal.

Saparuddin Hasibuan menegaskan, "Kepemimpinan yang efektif adalah kunci kualitas pendidikan. Jangan sampai prestasi SAKIP hanya di atas kertas, sementara praktik di lapangan tidak menunjukkan hasil yang sepadan."*

(dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
PSI Bela MBG: Anak-anak Bisa Kelaparan Jika Program Ini Dihentikan
Amburadul dan Diduga Korupsi, Marahalim Tuntut Pengusutan Proyek PU Tapsel
Hukuman Mati dan Kasus Fandi Ramadhan, Habiburokhman Beri Pernyataan Tegas
Tiga Motor Knalpot Brong Ditilang, Satlantas Padangsidimpuan Turun Patroli
Wagub Surya Pastikan Hasil Reses DPRD Sumut Tak Sekadar Catatan
Sekolah Terdampak Bencana di Sumatera: Baru 33 Persen Masuk Revitalisasi, DPR Minta Percepatan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru