Drama Sidang MK Ahli Relawan Gibran Diusir Saldi Isra Usai Tuding Sidang Ilegal
JAKARTA Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) meminta Muhammad Rullyandi, ahli hukum tata negara yang diajukan relawan Militan Gibran 08 Nusantar
POLITIK
SIMALUNGUN – Mantan fungsionaris DPC PDIP Kabupaten Simalungun, Sarmuliadin Sinaga, mempertanyakan mengapa Konfercab (Konferensi Cabang) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Simalungun belum juga digelar, meskipun seluruh DPC di Provinsi Sumatera Utara telah melaksanakan kegiatan tersebut.
Menurut Sarmuliadin, DPC PDIP Simalungun bahkan tercatat sebagai satu-satunya yang belum melaksanakan Konfercab, yang seharusnya sudah selesai tahun 2025 sesuai dengan instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
"Sampai saat ini, Konfercab di Simalungun belum dilaksanakan. Padahal, sesuai instruksi DPP, konfercab DPC harus sudah selesai di tahun 2025. Mengherankan, saat konfercab digelar pada 12-13 Desember 2025 di Samosir, DPD PDIP Sumut tidak turut menggelar konfercab untuk Simalungun," ujar Sarmuliadin Sinaga saat diwawancarai oleh wartawan, Kamis (20/3/2026).Baca Juga:
Sarmuliadin menilai ketidakhadiran DPD PDIP dalam pelaksanaan konfercab di Simalungun memunculkan banyak pertanyaan.
Ia bertanya apakah ada masalah internal antara DPD PDIP Sumut dengan DPC PDIP Simalungun, ataukah ada intervensi dari oknum tertentu yang menghalangi digelarnya konfercab tersebut.
"Ini menjadi tanda tanya besar bagi kader dan publik di Simalungun. Apakah ada masalah antara DPD dengan DPC? Atau ada intervensi oknum agar konfercab tak digelar sehingga akhirnya habis masa waktu dan ditunjuk PLT?" kata Sarmuliadin dengan penuh kekhawatiran.
Sarmuliadin berharap agar konfercab DPC PDIP Simalungun segera digelar setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri.
Ia menekankan bahwa gelaran konfercab ini penting untuk kelancaran program kerja partai, terutama dalam memperkuat soliditas internal partai di daerah.
"Setelah Hari Raya Idul Fitri, saya berharap konfercab Simalungun bisa segera digelar. Ini penting untuk melancarkan program kerja partai dan meningkatkan soliditas kader di Simalungun. Kita tidak ingin kekosongan kepemimpinan berlarut-larut," ungkap Sarmuliadin.
Sarmuliadin juga mengingatkan bahwa keterlambatan dalam menggelar konfercab justru dapat merugikan partai, terutama Ketua DPD PDIP Sumut, Rapidin Simbolon.
Ia mengkhawatirkan hal ini akan memberikan kesan bahwa Rapidin gagal menjalankan program partai dengan baik.
"Jika konfercab tidak segera dilaksanakan, ini bisa merugikan partai, terutama Rapidin Simbolon yang akan dianggap gagal dalam menjalankan program partai di Simalungun. Ini juga bisa menciptakan ketidakpuasan di kalangan kader," tegasnya.*
(ad)
JAKARTA Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) meminta Muhammad Rullyandi, ahli hukum tata negara yang diajukan relawan Militan Gibran 08 Nusantar
POLITIK
JAKARTA Tim kuasa hukum Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa kembali meminta Joko Widodo (Jokowi) dihadirkan dalam persidangan perkara dugaan
POLITIK
JAKARTA Luky Alfirman resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) pada Kamis (1/10/2026). Bersamaan
NASIONAL
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan di tingkat pedagang eceran nasional mengalami pergerakan pada Jumat (2/10/2026). Berdasarkan data
EKONOMI
KUALA LUMPUR Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) meminta FIFA memberikan klarifikasi terkait perubahan waktu tambahan atau injury time dala
OLAHRAGA
MEDAN Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan Stadion Teladan Medan sebagai lokasi pembukaan Muktamar ke49 Muhammadiyah dan &039Ais
NASIONAL
MEDAN Panitia Daerah Muktamar ke49 Muhammadiyah dan &039Aisyiyah mulai mempersiapkan pusat layanan dan informasi menjelang pelaksanaan
AGAMA
JAKARTA Atase Pendidikan KBRI Singapura dan KBRI Canberra, Australia, menyatakan tidak memiliki arsip dokumen riwayat pendidikan Gibran Rak
POLITIK
JAKARTA Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap rupiah pada perdagangan Jumat (2/10/2026) pagi. Dolar AS bergerak di kisara
EKONOMI
LHOKSEUMAWE Komandan Kodim (Dandim) 0103/Aceh Utara Letkol Inf Faisal meminta para prajurit tidak ragu dalam menjalankan tugas serta terus
NASIONAL