BREAKING NEWS
Rabu, 15 April 2026

Di Balik Laporan Ceramah JK, Kubu Sebut Ada Upaya Membungkam Isu Ijazah Jokowi

Adelia Syafitri - Rabu, 15 April 2026 08:25 WIB
Di Balik Laporan Ceramah JK, Kubu Sebut Ada Upaya Membungkam Isu Ijazah Jokowi
Juru bicara JK, Husain Abdullah di Polda Metro Jaya. (Foto: RMOL)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Pihak Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) menduga adanya agenda tersembunyi di balik laporan dugaan penistaan agama terkait ceramah "mati syahid" yang dilayangkan ke Polda Metro Jaya.

Juru Bicara JK, Husain Abdullah, menilai laporan tersebut berpotensi menjadi upaya pembungkaman terhadap JK, menyusul pernyataannya yang meminta Presiden ke-7 RI Joko Widodo menunjukkan ijazah asli guna mengakhiri polemik di publik.

"Memang menarik mencermati fenomena munculnya serangan di media sosial terhadap Pak JK pasca pelaporan terkait kasus ijazah Jokowi. Apakah ini upaya untuk membungkam? Bisa saja," ujar Husain dalam keterangannya, Rabu (15/4/2026).

Baca Juga:

Ia menyebut, di media sosial berkembang anggapan bahwa laporan tersebut muncul setelah JK menyampaikan saran terkait polemik ijazah.

Meski demikian, Husain menilai upaya pembungkaman dengan memutarbalikkan fakta justru berisiko berbalik arah. Ia mengklaim banyak pihak yang justru memberikan dukungan kepada JK.

"Tanpa diminta, banyak yang membela Pak JK karena melihat niat baik dan ketulusan beliau," katanya.

Husain juga mengungkapkan sejumlah tokoh dari kalangan umat Kristiani telah bertemu dan memberikan pandangan positif terhadap JK. Menurutnya, komunikasi lintas tokoh tersebut turut meredam kesalahpahaman yang berkembang.

Terkait laporan yang dilayangkan, Husain menyebut hingga kini belum ada komunikasi langsung antara pelapor dengan pihak JK. Ia menilai dialog merupakan langkah yang lebih tepat dan bermartabat untuk menyelesaikan persoalan.

"Seharusnya yang dilaporkan adalah pihak yang memotong video dan menyebarkannya dengan narasi menyesatkan," ujarnya.

Sebelumnya, video ceramah JK di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 5 Maret 2026 menjadi sorotan setelah beredar di media sosial. Pihak JK menyebut video tersebut telah dipotong dan diberi narasi yang tidak sesuai konteks.

Husain menegaskan, isi ceramah JK saat itu merupakan pembelajaran tentang upaya mendamaikan konflik, merujuk pada pengalaman konflik di Poso dan Ambon. Dalam konteks tersebut, JK menggambarkan realitas yang terjadi di lapangan, bukan menyampaikan pandangan pribadi.

Menurutnya, pesan utama JK adalah menegaskan bahwa tindakan kekerasan tidak dibenarkan dalam agama apa pun dan harus diluruskan.*

(in/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sidang Korupsi Penjualan Aset PTPN ke Ciputra, Ahli Hukum UGM: Negara Wajib Ganti Rugi dalam Pelepasan 20 Persen Lahan HGU ke HGB
Jubir Buka Suara Usai JK Dilaporkan ke Polisi, Sebut Pernyataan Syahid Dipotong
JK Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Usai Ceramah Soal Mati Syahid, GAMKI: Picu Kegaduhan
Bonjowi Ungkap 4 Dokumen Krusial Tak Diserahkan KPU DKI, Ijazah SD hingga SMA Jokowi Tak Ada
Empat Persidangan Sengketa Ijazah Jokowi Dimenangkan Bonjowi, Polri Jadi Lawan Terakhir
Tiga Bupati di Jawa Tengah Terjaring OTT KPK, Peneliti Soroti Masalah Tata Kelola Pemerintahan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru