JAKARTA - Projo meluruskan pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla terkait klaim dirinya yang menyebut berperan besar dalam mengantarkan Joko Widodo menjadi Presiden RI.
Sekretaris Jenderal Projo Freddy Alex Damanik menilai pernyataan tersebut tidak sepenuhnya tepat karena mengabaikan peran berbagai elemen dalam proses demokrasi, termasuk suara masyarakat dan dukungan politik yang lebih luas.
"Demokrasi kita tidak dibangun di atas peran satu individu, melainkan kerja kolektif berbagai elemen bangsa," kata Freddy dalam keterangannya, Minggu, 19 April 2026.
Freddy menyampaikan pihaknya tetap menghormati Jusuf Kalla sebagai tokoh bangsa.
Namun ia tidak sepakat jika kemenangan Jokowi semata-mata dikaitkan dengan peran mantan wakil presiden tersebut.
Menurut dia, keberhasilan Jokowi tidak terlepas dari rekam jejak kepemimpinan saat menjabat Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta yang dinilai dekat dengan masyarakat serta berbasis kerja nyata di lapangan.
Ia juga menyebut kemenangan dalam pemilihan presiden ditopang oleh berbagai faktor, termasuk dukungan partai politik, khususnya PDI Perjuangan, serta jaringan relawan dan partisipasi pemilih.
Pernyataan ini muncul sebagai respons atas klaim Jusuf Kalla yang sebelumnya menyebut dirinya berperan dalam menyodorkan nama Jokowi kepada Megawati Soekarnoputri saat pencalonan di Pilkada DKI Jakarta.
Jusuf Kalla juga menegaskan dirinya berkontribusi dalam proses yang kemudian mengantarkan Jokowi menjadi Presiden ke-7 RI, termasuk perannya sebagai calon wakil presiden saat Pilpres 2014.*
(tm/ad)
Editor
: Adam
Projo Bantah Klaim JK: Jokowi Tidak Menang Hanya karena Satu Orang