BREAKING NEWS
Jumat, 09 Oktober 2026

Mendagri Tito Karnavian Tegaskan Tak Semua Kepala Daerah Buruk, Banyak yang Berprestasi dan Bekerja Keras di Daerah

Nurul - Sabtu, 25 April 2026 22:38 WIB
Mendagri Tito Karnavian Tegaskan Tak Semua Kepala Daerah Buruk, Banyak yang Berprestasi dan Bekerja Keras di Daerah
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. (Foto: Tangkapan Layar detikcom / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan tidak semua kepala daerah memiliki kinerja buruk. Ia menyebut masih banyak kepala daerah di Indonesia yang bekerja keras, berprestasi, dan memberikan kontribusi positif bagi daerahnya.

Pernyataan itu disampaikan Tito dalam acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi di Wyndham Opi Hotel Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (25/4/2026). Menurutnya, pemberian penghargaan menjadi salah satu cara untuk mendorong kompetisi sehat antar pemerintah daerah.

"Jadi, pemberian penghargaan merupakan salah satu metode untuk menciptakan iklim kompetitif agar daerah bisa memacu kinerjanya lebih optimal," kata Tito.

Baca Juga:

Tito menjelaskan, Indonesia memiliki 552 pemerintah daerah yang terdiri dari 38 provinsi, 98 kota, dan 416 kabupaten. Besarnya jumlah tersebut, kata dia, membuat kompleksitas pengelolaan pemerintahan di setiap daerah juga semakin tinggi.

Di sisi lain, ia mengakui terdapat variasi kinerja kepala daerah, mulai dari yang berprestasi, rata-rata, hingga yang masih perlu peningkatan kemampuan.

"Ada kepala daerah yang tentunya bagus, ada juga yang mungkin rata-rata, dan ada juga yang perlu untuk meningkatkan kemampuannya," ujarnya.

Meski demikian, Tito menegaskan bahwa adanya sejumlah kepala daerah yang tersandung masalah hukum tidak bisa digeneralisasi sebagai gambaran seluruh pejabat daerah di Indonesia.

"Yang terkena masalah hukum tidak harus menggeneralisir semua kepala daerah itu buruk. Banyak kepala daerah yang baik, banyak yang berjuang turun ke lapangan dan bertemu masyarakat," katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya peran media dalam memberikan pemberitaan yang berimbang, khususnya dalam menampilkan kinerja positif kepala daerah agar publik mendapatkan gambaran yang utuh.

Menurutnya, Kementerian Dalam Negeri memiliki tanggung jawab untuk membina dan mengawasi pemerintah daerah, salah satunya melalui skema kompetisi dan pemberian insentif berbasis kinerja.

Kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dalam mendorong peningkatan kinerja daerah melalui penghargaan di berbagai kategori, seperti pengendalian inflasi, penurunan pengangguran, penanggulangan kemiskinan, hingga creative financing.

Acara ini turut dihadiri berbagai kementerian, lembaga negara, serta kepala daerah se-Sumatera.*

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sumut Juara Creative Financing di Ajang Kemendagri 2026, Ini Daftar Lengkap Pemenang Pemda Berprestasi
Harga Kondom Naik 30% Akibat Perang Iran, Panic Buying China Perparah Rantai Pasok Global
Cadangan Nikel RI Terancam Habis dalam 11 Tahun, Pemerintah Wanti-wanti Produksi Tambang
JP Morgan Sebut Indonesia Negara Paling Tahan Guncangan Energi Dunia Berkat Batu Bara
Program MBG Dinilai Jadi Kunci Atasi Dampak Stunting yang Disebut Silent Emergency di Indonesia
MA Minta Pemda Gencarkan Sosialisasi KUHP-KUHAP Baru ke Masyarakat di Masa Transisi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru