Usai Diultimatum KPK, Bupati Kuansing dan Sekda Akhirnya Menyerahkan Diri
JAKARTA Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing, Zulkarnain, menyerahkan diri ke Kom
NASIONAL
JAKARTA – Polemik pertemuan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dengan peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI asal Kalimantan Barat terus menuai sorotan. Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Mohamad Guntur Romli, menilai langkah Gibran mengundang para peserta ke Istana Wakil Presiden hanya untuk mencari perhatian publik atau pansos.
Kritik tersebut disampaikan Guntur Romli usai pertemuan Gibran dengan siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra atau Ocha, bersama rekan-rekannya di Istana Wapres, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Menurut Gun Romli, Gibran tidak memberikan sikap tegas terkait dugaan kecurangan dalam lomba cerdas cermat yang sempat viral di media sosial.Baca Juga:
"Tidak ada sikap yang disampaikan terkait dugaan kecurangan itu. Jadi terkesan hanya ingin pansos," ujar Gun Romli dalam pernyataannya, Jumat (15/5/2026).
Ia juga menyindir kabar bahwa Gibran memberikan pelatihan public speaking dan debat kepada peserta lomba tersebut. Gun Romli menilai langkah itu tidak menjawab inti persoalan yang sedang diperdebatkan publik.
Bahkan, ia kembali menyinggung pernyataan lama Gibran yang sempat salah menyebut asam folat menjadi asam sulfat dalam pembahasan nutrisi ibu hamil.
"Teknik debat apa yang mau diajarkan?" sindirnya.
Selain mengkritik langkah Gibran, Gun Romli turut menyinggung proses pencalonan Gibran sebagai wakil presiden yang sebelumnya menuai polemik terkait putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90.
Sebelumnya, Gibran menerima para peserta LCC Empat Pilar MPR RI di Istana Wapres secara tertutup. Dalam pertemuan itu, Gibran disebut memberikan motivasi, tips public speaking, hingga teknik berbicara di depan umum kepada para siswa.
Josepha Alexandra mengaku senang mendapat kesempatan bertemu langsung dengan orang nomor dua di Indonesia tersebut. Ia menyebut pertemuan itu menjadi motivasi untuk terus belajar dan berprestasi.
Kasus ini bermula dari viralnya dugaan ketidakadilan dalam lomba cerdas cermat tingkat Kalimantan Barat. Salah satu kelompok peserta disebut mendapat pengurangan poin meski memberikan jawaban benar, sementara kelompok lain mendapat poin penuh dengan jawaban serupa.
Polemik tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial dan memicu berbagai reaksi publik.*
JAKARTA Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing, Zulkarnain, menyerahkan diri ke Kom
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah mengklaim stok beras nasional saat ini menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Capaian tersebut dinilai s
EKONOMI
BENER MERIAH Sebanyak 48 personel Polres Bener Meriah menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dalam Upacara Korp Raport Kenaika
NASIONAL
BANDA ACEH Sebanyak 139 personel Polresta Banda Aceh menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dalam upacara Laporan Kenaikan Pan
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan keterkaitan aset milik Ketua Umum Pemuda Pancasila, Japto Soerjosoemar
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Polda Metro Jaya menyiapkan saksi ahli untuk menghadapi gugatan praperadilan yang diajukan Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakart
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengajak sekitar 250 mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) untuk mulai membangun
EKONOMI
LUBUK PAKAM Warga Dusun I, Desa Tanjung Garbus I, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, mengaku belum menerima tanggapan dari P
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin upacara peringatan Hari Bhayangkara ke80 sebagai Inspektur Upacara (Irup) yang a
NASIONAL
JAKARTA Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat memerintahkan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Rise
HUKUM DAN KRIMINAL