Terbongakar Prabowo Sebut Susanah Pengupas Bawang, Fakta di Lapangan Ternyata Pekerja Dapur MBG
JAKARTA Sosok Susanah yang disebut Presiden Prabowo Subianto sebagai buruh pengupas bawang dengan upah Rp700 ribu per kilogram menjadi sor
NASIONAL
JAKARTA – Polemik prosesi adat yang dijalani Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) saat menerima gelar adat di Lampung terus bergulir.
Setelah mendapat sorotan dari sejumlah politikus PDI Perjuangan (PDIP), Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membalas kritik tersebut dan menilai pernyataan PDIP justru berpotensi menghina adat serta budaya masyarakat Lampung.
Ketua DPP PSI Bestari Barus mengatakan prosesi menginjak kepala kerbau merupakan bagian dari ritual adat yang telah lama berlaku di Lampung.Baca Juga:
Menurutnya, prosesi itu merupakan bentuk penghormatan yang diberikan para pemangku adat kepada Jokowi.
"Saya kira itu menghinakan adat budaya gitu loh. Itu kan menghina prosesi adat budaya Lampung. Tapi mudah-mudahan masyarakat Lampung menyikapinya dengan bijak lah dan semakin mengetahui betapa mereka sedang berhadapan dengan orang-orang yang tidak paham adat Lampung tapi ngomong-ngomong adat Lampung," kata Bestari kepada wartawan, Senin (29/6/2026).
Bestari menjelaskan prosesi tersebut dilakukan di atas karpet merah sebagai bagian dari rangkaian pemberian gelar adat kepada Jokowi.
Menurutnya, ritual itu telah berlangsung jauh sebelum dinamika politik saat ini.
"Iya itu adalah sebuah prosesi adat istiadat Lampung dari beberapa kerajaan itu ya, kerajaan adat itu mereka memberikan penghargaan kepada Pak Jokowi dengan ritual yang memang telah dilaksanakan sebelum adanya PDIP di republik ini," ucapnya.
Selain menanggapi polemik prosesi adat, Bestari juga mengkritik pernyataan Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira yang sebelumnya mempertanyakan kualitas kepemimpinan Jokowi.
Menurut Bestari, tidak ada pihak yang berhak menentukan arah politik seseorang.
"Karena apa? Karena dia coba membuat standar ya, mencoba membuat standar begini loh berpartai, kalau orang yang apa namanya, tokoh harus begini loh. Lah emang dia siapa gitu kok menentukan arah langkah orang gitu," katanya.
Bestari juga meminta PDIP tidak lagi terus mengomentari Jokowi apabila memang memiliki perbedaan sikap politik.
"Kalau nggak suka ya sudah hindarin saja. Kalau kemudian luka, kecewa, dan merasa terdegradasi oleh ditinggalkan Pak Jokowi, ya berbenah dululah diri. Ini ngaku kadang-kadang oposisi, kadang-kadang tidak oposisi. Orang nggak jelas jenis kelaminnya mau gimana sih," ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Bestari berharap Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengingatkan para kader partainya agar lebih menghargai adat istiadat di berbagai daerah.
"Mulai hari ini semoga Bu Megawati bisa menasihati anak buahnya untuk lebih menghormati budaya masyarakat Indonesia di mana pun berada gitu. Masukkan dalam kurikulum sekolah partai di PDIP gitu," tuturnya.
Sebelumnya, polemik bermula setelah beredar foto Jokowi menginjak kepala kerbau saat mengikuti prosesi adat di Lampung.
Foto tersebut memicu beragam tanggapan di media sosial, termasuk dikaitkan dengan lambang PDIP yang bergambar kepala banteng bermoncong putih.
Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira mengaku tidak memahami makna prosesi adat tersebut.
"Saya tidak memahami adat istiadat dan budaya masyarakat Lampung, apalagi sampai dikaitkan dengan menginjak kepala kerbau," kata Andreas.
Ia juga menepis anggapan bahwa prosesi tersebut berkaitan dengan simbol partainya.
"Tapi kalau seandainya menginjak kepala kerbau itu, oleh yang menginjak, mau dimaknai sebagai simbolisasi menghina PDI Perjuangan, ha-ha-ha..., maaf, lambang PDI Perjuangan bukan kepala kerbau. Lambang PDI Perjuangan itu banteng moncong putih," ucapnya.
Hingga kini, polemik mengenai prosesi adat tersebut masih menjadi perbincangan publik.
Belum ada pernyataan resmi dari pihak adat Lampung terkait perdebatan yang berkembang di ruang publik.* (d/ad)
JAKARTA Sosok Susanah yang disebut Presiden Prabowo Subianto sebagai buruh pengupas bawang dengan upah Rp700 ribu per kilogram menjadi sor
NASIONAL
ASAHAN Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar acara temu ramah dan pisah sambut Kapolres Asahan dari AKBP Revi Nurvelani kepada AKBP Adi Dh
PEMERINTAHAN
LABUAN BAJO Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih akan membagi tugas mengikuti upacara peringatan HUT ke81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus
PEMERINTAHAN
PIDIE JAYA Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, mempercepat normalisasi muara Sungai Krueng Meureudu untuk memulihkan akses nelayan yang
EKONOMI
TAPAKTUAN Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan mempercepat pemanfaatan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) untuk membenahi infrastruktur dasar
NASIONAL
RUTENG Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sedikitnya 27 gempa bumi susulan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT)
NASIONAL
BANDUNG Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akan bertolak ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk meninjau langsung sekaligus mengawasi penanganan
NASIONAL
MEDAN Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menangkap tiga wanita yang diduga menjadi pengedar narkotika jenis sabu di Deli Serdang, Su
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUAN BAJO Pemerintah mempercepat penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan memprioritaskan evakuasi korban, penya
NASIONAL
JAKARTA Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Najamudin meminta pemerintah pusat menambah dukungan anggaran untuk penanganan dampa
NASIONAL