BREAKING NEWS
Sabtu, 08 Agustus 2026

Isu Reshuffle Kabinet Agustus 2026 Mencuat, Ini Respons Istana

Abyadi Siregar - Jumat, 07 Agustus 2026 16:36 WIB
Isu Reshuffle Kabinet Agustus 2026 Mencuat, Ini Respons Istana
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. (foto: Dok. Setneg)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menanggapi isu mengenai kemungkinan perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih pada Agustus 2026.

Ia menegaskan hingga saat ini belum ada rencana resmi dari Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan reshuffle kabinet.

"Nah, masalah reshuffle juga perlu kami sampaikan bahwa sampai hari ini belum ada rencana reshuffle Kabinet Merah Putih," kata Pras kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 7 Agustus 2026.

Baca Juga:

Meski demikian, Prasetyo mengatakan apabila nantinya terjadi perubahan susunan kabinet, pengisian jabatan wakil menteri yang saat ini masih kosong akan menjadi salah satu prioritas pemerintah.

"Sekali lagi, kalaupun kemudian akan ada terjadi perubahan atau diistilahkan reshuffle, barangkali prioritasnya adalah kepada mengisi jabatan-jabatan yang oleh karena sesuatu hal saat ini jabatan-jabatan itu kosong," ujarnya.

Saat ini terdapat sejumlah posisi wakil menteri yang belum terisi, di antaranya Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Wakil Menteri Pertanian.

Namun, Prasetyo belum menjelaskan waktu pasti pengisian jabatan tersebut.

"Contohnya adalah Wakil Menteri Pertanian, kemudian Wakil Menteri Imipas. Jadi itu kalau mengenai masalah reshuffle," ujarnya.

Selain isu reshuffle kabinet, Prasetyo juga memberikan penjelasan terkait kabar mengenai surat presiden (surpres) pergantian Kapolri dan pengajuan calon definitif Gubernur Bank Indonesia (BI).

Ia memastikan hingga saat ini Presiden belum mengirimkan surpres terkait pergantian Kapolri kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

"Dapat kami sampaikan bahwa sampai hari ini tidak ada atau belum ada surpres pergantian Kapolri," ujarnya.

Prasetyo juga menyebut proses pengajuan calon definitif Gubernur Bank Indonesia masih berjalan dan belum ada surpres yang dikirimkan kepada DPR.

"Yang kedua, kalau pertanyaannya berkaitan dengan surpres pengajuan calon definitif Gubernur Bank Indonesia, sampai hari ini juga belum ada surpres dari Bapak Presiden yang dikirim ke DPR berkenaan dengan hal tersebut, karena masih sedang proses," lanjutnya.

Pemerintah memastikan setiap keputusan terkait perubahan kabinet maupun pengisian jabatan strategis akan dilakukan berdasarkan kebutuhan pemerintahan dan proses yang berlaku.* (d/ad)

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemerintah Aceh Jelaskan Skema Dana Rp2,5 Triliun dari Kementan untuk Pemulihan Pertanian Pascabencana
Ombudsman Minta OPD DKI Jakarta Lebih Responsif, Jangan Tunggu Masalah Viral di Media Sosial
Pemkot Tomohon Dukung ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa Perkuat Pembangunan Daerah
Napi Narkoba Kabur Saat Izin Berobat, Kalapas dan KPLP Pekanbaru Dicopot
Pemko Medan Raih Penghargaan BKN atas Pengelolaan Arsip ASN Terbaik di Regional VI
Pemprov Sumut Perkuat Keterbukaan Informasi Publik Lewat Implementasi Permendagri Nomor 2 Tahun 2026
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru