BREAKING NEWS
Selasa, 08 September 2026

Disebut Bikin Buku 'Islam ala Prabowo', Yusril Tegaskan Cuma Diwawancarai: Jangan Cuma Debat Judul

Dharma - Selasa, 08 September 2026 19:20 WIB
Disebut Bikin Buku 'Islam ala Prabowo', Yusril Tegaskan Cuma Diwawancarai: Jangan Cuma Debat Judul
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra. (Foto: Dok. Humas Kemenko Kumham Imipas)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra meluruskan isu viral terkait namanya yang terseret dalam penerbitan buku Islam ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam. Yusril menegaskan dirinya sama sekali bukan penulis dari buku tersebut.

Yusril mengungkapkan bahwa posisinya dalam buku tersebut murni hanya sebagai narasumber yang diwawancarai oleh tim penyusun. Ia mengaku tak pernah dilibatkan dalam proses penentuan judul, penggagasan ide, maupun pembiayaan penerbitannya.

"Saya tidak menulis buku itu. Saya hanya diwawancarai oleh tim penyusunnya," ujar Yusril saat dikonfirmasi, Selasa (8/9/2026).

Baca Juga:

Proses wawancara itu, lanjut Yusril, terjadi jauh sebelum dirinya diangkat menjadi menteri dalam Kabinet Merah Putih. Bahkan setelah wawancara tuntas, ia tak pernah disodori transkrip maupun naskah awal hingga buku tersebut resmi dicetak dan beredar.

Meski demikian, Yusril mengaku sudah membaca keseluruhan isi buku tersebut secara utuh. Ia menilai poin-poin pandangannya yang dituangkan oleh tim penyusun sudah tersampaikan dengan cukup akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Apa yang saya sampaikan dalam wawancara tersebut merupakan pandangan saya dan tentu dapat saya pertanggungjawabkan secara akademik. Saya tidak keberatan pandangan tersebut dimuat," tegas mantan Ketum PBB tersebut.

Mengenai namanya yang tercantum pada bagian hak cipta, Yusril memilih santai dan tak ingin memperpanjang polemik. Menurutnya, hal itu kemungkinan hanya berkaitan dengan bagian kutipan wawancaranya semata.

Menanggapi riuh tanggapan masyarakat di media sosial, Yusril mengingatkan publik agar membiasakan diri membaca isi buku secara berimbang sebelum melontarkan kritik pedas. Menurutnya, sebuah karya tak bisa dinilai hanya dari sepenggal judul.

"Saya kira kita perlu membiasakan diri membaca dan memahami substansinya terlebih dahulu sebelum memberikan penilaian. Jangan sampai kita hanya berdebat mengenai judul, sementara isi bukunya sendiri belum pernah dibaca dengan saksama," imbau Yusril.

Untuk diketahui, buku Islam ala Prabowo sebelumnya resmi diluncurkan di tengah Rakornas Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) 2025 pada 26 Agustus 2025. Buku tersebut diketahui diinisiasi oleh Ketua MPR Ahmad Muzani bersama Ketua MUI KH Anwar Iskandar.* (lp/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bupati Batu Bara Ajak Masyarakat Rawat Demokrasi Melalui Dialog dan Partisipasi Aktif
Implementasi KUHAP Baru, Kejagung Dorong Penyelesaian Kasus SDA Tanpa Pengadilan
Serangan Gabungan AS-Israel di Iran Menewaskan Dua Pejabat Tinggi Militer
Bawaslu Binjai Soroti Politik Uang dan Identitas dalam Diskusi Konsolidasi Demokrasi
Pelestarian Budaya Bali Jadi Fokus, Ibu Putri Koster Ingatkan Generasi Muda untuk Bangga dengan Aksara, Bahasa, dan Busana Lokal
APDESU Indonesia Resmi Beritahu Rencana Aksi Unras Ke Mako Polres Batubara Soal Kegiatan Diskop UKM T.A 2025
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru