BREAKING NEWS
Minggu, 20 September 2026

PKS Ingatkan Prabowo soal Reshuffle Kabinet: Jangan Ada Lagi Pembantu Kena Kasus Korupsi

Nurul - Minggu, 20 September 2026 16:39 WIB
PKS Ingatkan Prabowo soal Reshuffle Kabinet: Jangan Ada Lagi Pembantu Kena Kasus Korupsi
Presiden Prabowo Subianto saat melantik Menteri Keuangan Suahasil Nazara, beberapa waktu lalu. (foto: Setpres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Prabowo kemudian menjelaskan bahwa ada sejumlah kementerian yang tidak berada di garis depan dalam menjalankan prioritas pemerintah.

Menurut dia, kementerian tersebut tetap bekerja sesuai kemampuan dan kewenangan masing-masing.

"Jadi pada saat ini ada beberapa kementerian yang tentunya istilahnya tidak di garis depan, tetapi mereka mengerti. Dan mereka bekerja sesuai inisiatif masing-masing," ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan reshuffle dapat dilakukan untuk menempatkan orang sesuai kompetensi dan posisi yang dibutuhkan pemerintah.

"Jadi, kalaupun nanti ada reshuffle, saya kira antara lain mungkin untuk promosi orang, ya, tentunya kita organisasi ini kita selalu cari the right man in the right place, ya, kompetensi. Dan kalau ada yang mungkin dia nggak cocok di tempat itu ya kita harus, tadi, mampu untuk mengganti orang yang bener," katanya.

Selain persoalan kecocokan posisi, Prabowo menyebut masalah yang berkaitan dengan pejabat juga dapat menjadi pertimbangan dalam pergantian.

"Atau dia sendiri yang ada masalah ya kita nggak hindari kan. Seperti saya nggak tau ada, tahu-tahu KPK ada datang ke saya bilang, 'Pak, ini..', ya kan. 'Pejabat ini begini, begini, begini'. Ya, gimana saya ya kan. Apa kami diizinkan untuk menahan. 'You ada bukti? Kalau ada bukti, silakan', saya bilang. Tahu-tahu ada kejadian ya. Ada, wamen saya, ya itu tanggung jawab dia," lanjutnya.

Prabowo kemudian menanggapi pertanyaan mengenai momentum dua tahun pemerintahannya.

Menurut dia, waktu tersebut menjadi kesempatan bagi masing-masing anggota kabinet untuk menunjukkan kemampuan.

"Saya kira itu sesuatu yang logis ya, ya kan, 2 tahun, jadi masing-masing sudah punya waktu untuk membuktikan kemampuannya dan sebagainya," jawab Prabowo.

Pernyataan tersebut menjadi dasar munculnya kembali pembahasan mengenai kemungkinan reshuffle kabinet menjelang dua tahun pemerintahan Prabowo.

Namun, dari pernyataan yang disampaikan, Prabowo belum mengumumkan daftar menteri yang akan diganti maupun waktu pelaksanaan reshuffle berikutnya.* (d/ad)

Editor
: Mass Arie
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ekspor Beras Indonesia ke Malaysia dan Pertanyaan dari Tiga Supermarket
Wagub Sumut Ikut Fun Run 5K, HUT ke-81 TNI Jadi Momentum Dekatkan TNI dan Rakyat
Eks PM Malaysia Najib Razak Jadi Tahanan Rumah, Menteri Perhubungan Protes dan Pilih Mundur dari Kabinet Anwar Ibrahim
Bahlil Disebut Tak Akan Nyapres pada 2029, Ini Rencana Ketua Umum Golkar
46 Desa dan Kelurahan di Sumut Ajukan Proposal Kampung Kreatif, Berpeluang Dapat BKK hingga Rp50 Miliar
Purbaya Capres Alternatif 2029?
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru