5 Bandara dan 2 Pelabuhan Rusak, Pemerintah Kerahkan SAR hingga TNI-Polri Tangani Gempa NTT
JAKARTA Pemerintah pusat bergerak cepat menangani kondisi darurat pascagempa magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT
NASIONAL
JAKARTA – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mengungkapkan temuan menarik tentang keterbatasan kecerdasan buatan (AI) saat digunakan untuk menghitung kemungkinan Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
Dalam pemaparannya di Simposium Integrasi Kebijakan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Sektor Digital Informal di Jakarta, Rabu (11/6/2025), Stella menyampaikan bahwa AI ternyata bisa 'berbohong' atau tidak memberikan hasil analisis yang akurat.
"Waktu itu kami sedang ingin tahu, berapa besar kemungkinan Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia 2026 sebelum laga melawan China. Tersisa enam pertandingan lagi, dan dari data kami, ada 729 kemungkinan skenario," kata Stella.
Ia kemudian meminta timnya untuk menggunakan teknologi AI—dalam hal ini Deep Seek—untuk menghitung seluruh kemungkinan skenario tersebut. Namun yang didapatkan justru mengejutkan.
"AI yang kami gunakan ternyata tidak menghitung semua probabilitas. Ia hanya memberikan estimasi, bukan perhitungan menyeluruh. Jadi, dalam konteks ini, AI bisa dikatakan 'berbohong'," ujarnya.
Pernyataan ini sontak menyoroti pentingnya literasi dan pemahaman kritis terhadap penggunaan kecerdasan buatan, terutama ketika digunakan untuk pengambilan keputusan penting atau pemodelan data yang kompleks.
Lebih lanjut, Stella menekankan bahwa masyarakat tidak cukup hanya bisa mengoperasikan teknologi seperti AI, melainkan harus mampu mengevaluasi dan mengkritisi hasil yang diberikan oleh mesin tersebut.
"Penting sekali bagi generasi sekarang untuk memiliki kemampuan bernalar kritis, mengevaluasi, dan tidak menelan mentah-mentah hasil yang diberikan AI. Tanpa itu, kita bisa mengambil keputusan yang keliru karena terlalu percaya pada teknologi," ujar Stella.
Menurutnya, kemampuan mengevaluasi hasil kerja AI merupakan keterampilan utama yang harus menjadi bagian dari kurikulum pendidikan tinggi, khususnya dalam bidang digital dan teknologi informasi.
Stella juga menyinggung bahwa peluang besar di era AI harus dimanfaatkan untuk mendukung bonus demografi Indonesia. AI memungkinkan masyarakat di luar jalur pendidikan formal sekalipun untuk mendapatkan akses ke peluang yang sebelumnya hanya bisa diraih oleh para ahli.
"Yang paling diperlukan bukan skill yang sama persis dengan yang bisa dilakukan AI, tetapi bagaimana kita bisa mengevaluasi hasil kerja AI tersebut. Itu yang harus kita latih dan fasilitasi," tuturnya.
JAKARTA Pemerintah pusat bergerak cepat menangani kondisi darurat pascagempa magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT
NASIONAL
NUSA TENGGARA TIMUR Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengerahkan sejumlah alat berat untuk menangani longsoran yang menutup badan jalan n
NASIONAL
JAKARTA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berdialog dengan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026 setelah penguku
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan Indonesia memiliki pengalaman
EKONOMI
BANDA ACEH Personel Polda Aceh yang dipimpin Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo turun langsung membersihkan sampah setelah keg
NASIONAL
NUSA TENGGARA TIMUR Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 235235 aktivitas gempa susulan setelah gempa bumi berk
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto akan mengirimkan 50 ribu paket sembako untuk membantu warga terdampak gempa bumi magnitudo (M) 7 di Nu
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) melimpahkan tersangka Handry Sulfian (HS), mantan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pimpinan DPR RI menyampaikan duka cita atas gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT). Wakil Ketua DPR RI S
NASIONAL
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan persiapan upacara peringatan HUT ke81 Kemerdekaan Republik Indon
NASIONAL