'Hanya Cinta yang Lebih Sedikit', Kalimat Haru Deddy Corbuzier Saat Melepas Kepergian Sang Ibu
JAKARTA Kabar duka datang dari presenter sekaligus YouTuber Deddy Corbuzier. Ibunda Deddy, Heniwaty, meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026)
ENTERTAINMENT
MEDAN (BITV) – Salah satu masalah yang paling sering dikeluhkan oleh pengguna smartphone Android adalah memori internal yang cepat penuh.
Hal ini umumnya terjadi pada perangkat dengan kapasitas penyimpanan terbatas, di mana banyak aplikasi, baik bawaan maupun yang diunduh, menyita ruang tanpa disadari.
Tanpa manajemen yang tepat, berbagai aplikasi yang jarang digunakan atau berjalan di latar belakang justru dapat membebani sistem, memperlambat kinerja, dan mempercepat konsumsi daya baterai.
Agar ponsel Anda tetap ringan dan responsif, berikut adalah beberapa jenis aplikasi yang sebaiknya dipertimbangkan untuk dihapus atau dinonaktifkan.
1. Aplikasi Bawaan (Bloatware)
Bloatware adalah aplikasi yang sudah terinstal sejak pertama kali perangkat dinyalakan.
Meski beberapa memiliki fungsi spesifik, banyak yang sebenarnya tidak pernah dipakai pengguna.
Setiap antarmuka sistem Android memiliki jumlah bloatware yang berbeda. Misalnya:
- OxygenOS (OnePlus) dan Pixel UI (Google) cenderung lebih minimalis.
- One UI (Samsung) dan MIUI (Xiaomi) dikenal menyertakan lebih banyak aplikasi bawaan.
Perlu dicatat, tidak semua bloatware bisa dihapus karena beberapa terintegrasi ke dalam sistem.
Namun, aplikasi yang tidak krusial dapat dinonaktifkan agar tidak terus berjalan di latar belakang.
2. Aplikasi "Peningkat Kinerja"
Banyak aplikasi yang mengklaim dapat meningkatkan performa ponsel, seperti penghemat baterai, pembersih RAM, atau booster game.
Sayangnya, aplikasi semacam ini sering justru berdampak sebaliknya.
Aplikasi pembersih RAM, misalnya, akan menutup proses penting yang kemudian akan dibuka kembali oleh sistem, sehingga membuat kerja ponsel semakin berat.
Selain menguras baterai, aplikasi jenis ini juga dapat memperlambat waktu muat aplikasi saat dibuka ulang.
3. Aplikasi dengan Fungsi Ganda
Menginstal lebih dari satu aplikasi dengan fungsi serupa bisa menjadi beban tambahan untuk memori. Contohnya:
- Dua aplikasi pencatat
- Beberapa browser
- Lebih dari satu aplikasi pesan instan
Jika Anda jarang menggunakan salah satunya atau fitur-fiturnya sudah tergantikan oleh aplikasi lain, sebaiknya aplikasi tersebut dihapus untuk efisiensi ruang.
4. Game yang Sudah Lama Tidak Dimainkan
Game mobile, khususnya yang berukuran besar dan memiliki grafis tinggi, umumnya menyimpan banyak data dan sering diperbarui.
Jika Anda memiliki game yang sudah lama tidak dimainkan, menghapusnya bisa memberi ruang cukup besar bagi penyimpanan internal.
Dengan begitu, ruang tersebut bisa digunakan untuk menyimpan dokumen penting, foto, video, atau aplikasi yang lebih bermanfaat.
5. Aplikasi yang Sudah Tidak Aktif Digunakan
Banyak aplikasi diunduh karena mengikuti tren atau kebutuhan sesaat, seperti aplikasi olahraga, meditasi, atau belajar bahasa.
Namun, begitu minat menurun, aplikasi tersebut tetap ada di memori dan terus menyita ruang.
Luangkan waktu secara berkala untuk meninjau aplikasi-aplikasi yang tidak lagi Anda gunakan.
Menghapusnya dapat mempercepat kinerja ponsel dan memberikan ruang penyimpanan yang lebih longgar.
Menjaga kebersihan sistem dan memori internal adalah bagian dari pemeliharaan perangkat yang sering diabaikan.
Dengan menghapus aplikasi yang tidak perlu, Anda tak hanya menghemat ruang, tapi juga menjaga ponsel tetap cepat, efisien, dan hemat daya.
Jika Anda merasa ponsel mulai melambat atau muncul peringatan memori penuh, bisa jadi saatnya melakukan "bersih-bersih digital".*
(km/a008)
JAKARTA Kabar duka datang dari presenter sekaligus YouTuber Deddy Corbuzier. Ibunda Deddy, Heniwaty, meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026)
ENTERTAINMENT
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (
PEMERINTAHAN
JAKARTA Komisi III DPR RI menargetkan pembahasan Rancangan UndangUndang (RUU) Perampasan Aset rampung dan disahkan dalam Rapat Paripurna
NASIONAL
JAKARTA Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan akan membacakan putusan praperadilan jilid II terkait penetapan tersangka mantan Jampidsus
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Kepala Kantor Bea dan Cukai Kediri, Gatot Heroe Hernanda. Gatot ditahan setelah menjala
HUKUM DAN KRIMINAL
NAGEKEO Momen Momensantai terjadi saat Presiden Prabowo Subianto mengunjungi posko pengungsian korban gempa Magnitudo 7,7 di Lapangan Berd
NASIONAL
NAGEKEO Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa kepada warga Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang kehilangan anggota keluar
NASIONAL
JAKARTA Meta mengungkap penyebab sejumlah akun WhatsApp pengguna di Indonesia mengalami pemblokiran massal. Perusahaan induk WhatsApp itu
NASIONAL
JAKARTA Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkap salah satu temuan dalam investigasi kecelakaan kereta rel listrik (KRL)
PERISTIWA
JAKARTA Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan DPR siap menerima aspirasi masyarakat yang akan disampaikan melalui aksi demonstrasi pada Ka
NASIONAL