BREAKING NEWS
Jumat, 01 Mei 2026

Aktivitas Anda Dipantau Google 24 Jam, Begini Cara Aman agar Tak Terlacak Sepenuhnya

Dodi Kurniawan - Sabtu, 04 Oktober 2025 14:45 WIB
Aktivitas Anda Dipantau Google 24 Jam, Begini Cara Aman agar Tak Terlacak Sepenuhnya
Aktivitas Anda Dipantau Google 24 Jam, Begini Cara Aman agar Tak Terlacak Sepenuhnya (foto :b wired)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Google diketahui memantau aktivitas pengguna internet selama 24 jam nonstop, mulai dari pencarian di web hingga lokasi yang pernah dikunjungi pengguna melalui beragam layanannya seperti Gmail, Maps, Search, hingga Photos.

Walau layanan Google sangat membantu masyarakat untuk mencari informasi dan mempermudah kegiatan harian, namun setiap aktivitas pengguna selalu meninggalkan jejak digital yang diamati sistem.

Jejak digital ini menjadi sumber data utama bagi pengiklan untuk melakukan profiling pengguna internet agar dapat menampilkan iklan yang sesuai dengan minat mereka.

Baca Juga:

Bahkan ketika pengguna telah menonaktifkan riwayat lokasi, Google masih tetap mengumpulkan sebagian informasi melalui berbagai layanan yang saling terhubung di dalam ekosistemnya.

Namun bagi pengguna yang merasa tidak nyaman dengan pemantauan tersebut, ada cara sederhana untuk menghentikan Google melacak aktivitas online mereka.

Langkah pertama, masuk ke akun Google lalu pilih menu Manage your Google Account, kemudian buka bagian Privacy & Personalization dan klik Manage your Data & Personalization.

Selanjutnya gulir layar ke bawah hingga menemukan Activity Controls, lalu pilih Manage your Activity Controls, dan geser toggle pada opsi Web & App Activity untuk mematikannya, kemudian tekan Pause.

Setelah langkah tersebut dilakukan, fitur pelacakan aktivitas akan dinonaktifkan sehingga pengguna tidak lagi mendapatkan iklan dan rekomendasi penelusuran yang relevan seperti sebelumnya.

Namun konsekuensinya, pengalaman personal saat menggunakan layanan Google menjadi berkurang karena sistem tidak lagi mengenali preferensi pengguna.

Perlu dicatat, data yang telah tersimpan sebelumnya tidak akan terhapus dan tetap ada di server Google, namun perusahaan tidak akan lagi menyimpan data baru setelah pelacakan dimatikan.

Beberapa data yang dikumpulkan Google di antaranya meliputi nama, jenis kelamin, tanggal lahir, nomor ponsel, situs yang dikunjungi, video yang ditonton, serta lokasi tempat tinggal dan tempat kerja.

Pengguna juga dapat mengecek jenis iklan yang diminati dengan membuka menu Manage Ads Settings di akun Google untuk melihat profil iklan, termasuk data demografis dan topik yang disukai.

Selain itu, pada halaman Google Location History pengguna bisa melihat semua lokasi yang pernah dikunjungi yang tersimpan melalui Google Maps.

Aktivitas di YouTube juga bisa ditelusuri melalui fitur Search dan Watch History yang menunjukkan semua video yang telah dicari maupun ditonton.

Bagi yang ingin benar-benar menjaga privasi, menghapus jejak digital di browser menjadi langkah penting berikutnya agar data tidak terus tersimpan di perangkat maupun server.

Untuk menghapus riwayat di Google Chrome, pengguna cukup masuk ke menu tiga titik di pojok kanan atas, pilih Settings, buka Privacy & Security, lalu klik Clear browsing data dan pilih rentang waktu sebelum menekan Clear data.

Di Mozilla Firefox, pengguna bisa membuka menu tiga garis, masuk ke Settings, pilih Privacy & Security, kemudian gulir ke bawah hingga Cookies & Site Data untuk menghapus data yang tersimpan atau mengatur penghapusan otomatis setiap menutup browser.

Sedangkan pengguna Safari dapat membuka menu utama lalu memilih Clear History, menentukan rentang waktu data yang ingin dihapus, dan mengonfirmasi dengan klik Clear History.

Bagi pengguna Microsoft Edge, cukup klik tiga titik di kanan atas, pilih Settings, lalu buka menu Privacy dan tekan Clear browsing data untuk menghapus cache, riwayat, dan data lainnya.

Sementara di Opera, klik ikon Settings, pilih Privacy & Security, lalu tekan Clear browsing data untuk memilih jenis data dan periode yang akan dihapus sebelum menekan Clear Data.

Dengan langkah-langkah sederhana tersebut, pengguna dapat mengontrol privasi mereka lebih baik dan mencegah Google melacak aktivitas digital selama 24 jam penuh.

(cnb/dv18)

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Google Drive Kini Dibekali AI untuk Lawan Ransomwarev
5 Aplikasi Terpercaya untuk Menghasilkan Saldo DANA Gratis di Tahun 2025
Google Resmi Akuisisi 5,4% Saham Cipher Mining, Fokuskan Data Center untuk AI
iOS vs Android: Mana yang Lebih Cocok untuk Kebutuhan Anda?
Geser ChatGPT, Gemini Jadi Aplikasi Gratis Terpopuler di App Store Berkat Fitur Nano Banana
DeepMind: AI Akan Pangkas Waktu Penemuan Obat Jadi Hitungan Bulan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru