BREAKING NEWS
Kamis, 02 April 2026

Tantang Wikipedia! Elon Musk Luncurkan Grokipedia: Ensiklopedia Berbasis AI

Adam - Rabu, 29 Oktober 2025 09:13 WIB
Tantang Wikipedia! Elon Musk Luncurkan Grokipedia: Ensiklopedia Berbasis AI
Grokipedia. (foto: Grokipedia)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN Elon Musk kembali menggebrak dunia digital dengan meluncurkan platform ensiklopedia berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama Grokipedia.

Dikenalkan dalam versi awal v0.1, Grokipedia dibangun oleh perusahaan AI milik Musk, xAI, dan diproyeksikan untuk menjadi pesaing serius bagi Wikipedia, platform ensiklopedia terbesar di dunia saat ini.

Melalui akun platform X (sebelumnya Twitter), Musk dengan percaya diri mengumumkan peluncuran Grokipedia, menegaskan bahwa platform tersebut sudah lebih baik daripada Wikipedia meskipun baru berada di versi pertama.

Baca Juga:

"Grokipedia sudah lebih baik dari Wikipedia bahkan di versi 0.1. Versi 1.0 nanti akan sepuluh kali lebih baik," ujarnya dengan nada optimis yang kerap kali menjadi ciri khasnya.

Grokipedia hadir dengan sejumlah fitur canggih yang memanfaatkan model AI Grok milik xAI untuk secara otomatis membuat, memverifikasi, dan memperbarui artikel fakta.

Pada versi perdana ini, Grokipedia telah mencakup sekitar 885.279 artikel, yang dihasilkan menggunakan sistem komputasi berskala besar milik xAI.

Halaman utama Grokipedia terlihat minimalis dan bersih, dengan hanya menampilkan kolom pencarian dan beberapa tautan navigasi utama.

Setiap artikel di Grokipedia berisi ringkasan singkat dan dilengkapi dengan sumber referensi. Keunikan utama dari platform ini adalah kemampuannya untuk memperbarui konten secara otomatis menggunakan AI.

Dengan demikian, informasi yang tersedia di Grokipedia selalu diperbaharui sesuai dengan temuan atau koreksi terkini tanpa perlu menunggu intervensi manual dari pengguna.

Berbeda dengan Wikipedia yang memungkinkan siapa saja untuk mengedit artikel, Grokipedia tidak mengizinkan pengeditan langsung oleh pengguna.

Sebagai gantinya, pengguna dapat mengajukan permintaan koreksi atau pembaruan melalui asisten percakapan Grok.

Setelah permintaan dikaji, Grok akan secara otomatis memproses dan menerapkan perubahan yang disetujui.

Hal ini mengarah pada model yang lebih terkendali, dengan sistem yang diharapkan dapat meminimalkan penyebaran informasi yang salah atau tidak terverifikasi.

Namun, meskipun inovatif, mekanisme ini juga memunculkan pertanyaan tentang transparansi dan otonomasi dalam pengelolaan pengetahuan.

Salah satu fitur menarik lainnya adalah sifat open source dari Grokipedia, yang memungkinkan siapa saja untuk mengakses dan memodifikasi kerangka kerja platform ini.

Sebagian besar konten awal Grokipedia diadaptasi dari Wikipedia dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0, yang memungkinkan penggunaan dan penyebarluasan informasi secara bebas.

Namun, beberapa pengguna melontarkan kritik mengenai kurangnya kutipan langsung (inline citations) dan transparansi dalam proses pembaruan informasi.

Kekhawatiran ini muncul karena proses pembaruan otomatis melalui AI, meskipun menjanjikan efisiensi, berpotensi menghadirkan bias algoritmik yang belum tentu terdeteksi secara jelas.

Respon terhadap Grokipedia terbagi dua. Banyak yang memuji tampilan platform yang bersih, ringkasan netral, dan penyajian cepat yang menjadi ciri khasnya.

Grokipedia dianggap sebagai inovasi yang mempermudah akses pengetahuan secara efisien.

Namun, ada pula kritik yang mengungkapkan kekurangan konteks, celah fakta, serta kekhawatiran akan potensi bias algoritmik yang mungkin terjadi.

Musk sendiri mengakui bahwa peluncuran Grokipedia sempat tertunda karena tim xAI harus "membersihkan propaganda" dan memastikan bahwa liputan yang ada di dalam platform lebih seimbang.

Kendati demikian, Musk tetap yakin bahwa Grokipedia adalah langkah awal yang penting menuju era baru platform pengetahuan berbasis AI, yang lebih cepat, efisien, dan bebas dari bias.

Grokipedia saat ini bisa diakses melalui situs web Grokipedia.com, dan pengguna dapat masuk menggunakan akun X mereka.

Namun, untuk saat ini belum tersedia aplikasi Grokipedia untuk platform Android dan iOS. Dengan rencana untuk memperkenalkan versi 1.0 yang lebih canggih, Musk dan tim xAI berambisi untuk terus mengembangkan Grokipedia, menjadikannya sebagai sumber pengetahuan yang lebih akurat, terperbarui, dan transparan.

Peluncuran Grokipedia ini mempertegas ambisi Musk dalam menjadikan AI tidak hanya sebagai alat bantu percakapan, tetapi juga sebagai penjaga dan penyunting pengetahuan manusia.

Dengan pendekatan yang lebih terbuka, otomatis, dan (menurut Musk) bebas dari bias, Grokipedia berpotensi menjadi platform pengetahuan yang dapat mengubah cara orang mengakses dan memanfaatkan informasi di dunia digital.

Dengan kecanggihan AI yang mendasari platform ini, tidak mengherankan jika Grokipedia berpotensi menjadi alternatif menarik bagi para pencari informasi dan juga pesaing tangguh bagi Wikipedia dalam waktu yang tidak terlalu lama.*


(vo/a008)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
94% Pekerja Pengetahuan di Indonesia Gunakan AI, Kabar Baik?
Kesiapan Indonesia dalam Menghadapi Aliansi Intelijen Global
Google Luncurkan Desain Ulang AI Studio dengan Fitur Revolusioner “Vibe Coding”
Media Baru vs UU ITE: SMSI Bahas Peran Hukum dalam Era Digital
Sumpah Pemuda dan Tantangan Pemuda Zaman Now
Prabowo Ingin Buka "Kotak Pandora", Said Didu: Jika Ada 10 Purbaya, Banyak Masalah Besar Indonesia Bisa Diatasi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru