BREAKING NEWS
Senin, 25 Mei 2026

2.886 Pohon Ditebang untuk Proyek BRT Mebidang, Rico Waas: Akan Diganti dengan 61 Ribu Pohon

Abyadi Siregar - Senin, 25 Mei 2026 16:06 WIB
2.886 Pohon Ditebang untuk Proyek BRT Mebidang, Rico Waas: Akan Diganti dengan 61 Ribu Pohon
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. (foto: Rico Tri Putra Bayu Waas/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa penebangan 2.886 pohon untuk mendukung pembangunan koridor Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang akan diimbangi dengan program penanaman kembali dalam jumlah yang jauh lebih besar.

Menurut Rico, sebanyak 61 ribu pohon akan ditanam di berbagai titik di Kota Medan sebagai bentuk kompensasi lingkungan atas pohon-pohon yang terdampak pembangunan infrastruktur transportasi massal tersebut.

"Pemerintah bersama dengan berbagai pihak yang mengerjakan BRT ini mengganti pohon yang ditebang dengan 61 ribu pohon untuk ditanam di sekitar Kota Medan. Jadi dari 2 ribuan pohon yang dipotong itu diganti menjadi 61 ribu pohon," kata Rico Waas, Senin (25/5/2026).

Baca Juga:

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul perhatian publik terhadap penebangan ribuan pohon yang dilakukan untuk pembangunan koridor BRT Mebidang, proyek transportasi massal yang menghubungkan kawasan Medan, Binjai, dan Deli Serdang.

Rico menjelaskan bahwa pada tahap awal, pembangunan BRT Mebidang akan mencakup lima koridor utama.

Namun jumlah koridor tersebut berpotensi bertambah sesuai kebutuhan dan perkembangan mobilitas masyarakat di kawasan metropolitan Mebidang.

Menurutnya, proyek tersebut dirancang untuk menciptakan sistem transportasi yang terintegrasi antara tiga wilayah, yakni Kota Medan, Kota Binjai, dan Kabupaten Deli Serdang.

"Konsepnya adalah Mebidang, yang menghubungkan Medan, Binjai, dan Deli Serdang sehingga mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah dan efisien," ujarnya.

Sejumlah koridor BRT akan melintasi ruas jalan utama di Kota Medan, termasuk Jalan Sisingamangaraja dan Jalan Gatot Subroto yang selama ini menjadi jalur dengan tingkat kepadatan lalu lintas cukup tinggi.

Rico mengatakan pembangunan koridor tersebut membutuhkan penataan ruang jalan yang memadai agar sistem transportasi massal dapat berjalan optimal.

"Ruas yang dibangun cukup panjang, mulai dari kawasan Jalan Sisingamangaraja menuju pusat Kota Medan hingga Jalan Gatot Subroto dan sejumlah titik lainnya. Karena itu diperlukan pembangunan infrastruktur yang bertahap," katanya.

Pemerintah Kota Medan menargetkan pembangunan BRT Mebidang dapat selesai dan mulai beroperasi dalam waktu dekat sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kunjungi Pelaku UMKM di Teluk Nibung, Fadly Abdina Dorong Produk Lokal Tanjungbalai Tembus Pasar Nasional
Balai GASKAN Gelar Diskusi Lingkungan, Fadly Abdina Tantang Pemuda Tanjungbalai Jadi Garda Terdepan Selamatkan Lingkungan
Terima Audiensi Paguyuban Pasundan, Pemko Tanjungbalai Dorong Sinergi Wujudkan Tanjungbalai EMAS
Jadi Pemateri LKM HIMMAH, Plh Wali Kota Tanjungbalai Ungkap Peran Besar Pemuda dalam Membangun Daerah
Pengurus PC HIMMAH Tanjungbalai Periode 2026–2028 Dilantik, Didorong Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Pemko Tanjungbalai Sosialisasikan Perpres 46 Tahun 2025, Pengadaan Barang dan Jasa Didorong Lebih Transparan dan Berdaya Saing
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru