BREAKING NEWS
Jumat, 10 Juli 2026

Tak Berhenti di 12 Lokasi! Polisi Akan Geledah Titik Baru dalam Kasus Korupsi PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel

Raman Krisna - Jumat, 10 Juli 2026 22:52 WIB
Tak Berhenti di 12 Lokasi! Polisi Akan Geledah Titik Baru dalam Kasus Korupsi PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (10/7/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Penyidikan dugaan korupsi yang berkaitan dengan pengadaan batu bara PLN, PT ASABRI, dan PT Krakatau Steel terus berkembang.

Setelah menggeledah sejumlah lokasi di Jakarta dan Bogor, Polda Metro Jaya bersama Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri memastikan akan melakukan penggeledahan di sejumlah titik lain yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan proses penyidikan masih berlangsung dan dilakukan secara bertahap untuk melengkapi alat bukti.

Baca Juga:

"Kami mohon waktu kepada teman-teman sekalian. Proses penyidikan ini terus berjalan dan ini secara dinamis," kata Budi saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Selain melakukan penggeledahan lanjutan, penyidik juga akan memanggil saksi-saksi tambahan guna memperkuat pembuktian dalam perkara tersebut.

Menurut Budi, setiap perkembangan penyidikan akan disampaikan kepada masyarakat setelah proses berjalan.

"Dalam proses nanti akan ada saksi-saksi lain, termasuk tempat-tempat titik yang akan dilakukan penggeledahan pasti akan kami informasikan," ujarnya.

Sebelumnya, tim gabungan Kortastipidkor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah menggeledah sejumlah lokasi pada Rabu (8/7/2026).

Lokasi yang digeledah antara lain sebuah money changer di kawasan Cipete, Cafe de'Clan Signature, sebuah rumah di Sentul, Bogor, hingga ruko di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.

Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita berbagai barang bukti berupa emas batangan, uang tunai dalam mata uang rupiah dan asing, perangkat elektronik, dokumen, koper, tas, hingga monitor komputer yang diduga berkaitan dengan penyidikan.

Kepala Kortastipidkor Polri Irjen Pol. Totok Suharyanto sebelumnya menjelaskan bahwa penyidikan dilakukan melalui skema joint investigation antara Kortastipidkor Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Perkara yang sedang diusut meliputi dugaan korupsi pengadaan batu bara PLN yang diduga berkaitan dengan peristiwa pemadaman listrik (blackout) di Sumatra, dugaan korupsi PT ASABRI, serta dugaan penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI yang merupakan anak perusahaan PT Krakatau Steel.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Fantastis! Ini Rincian Barang Bukti yang Disita Polisi dari Kasus Dugaan Korupsi PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel
Polri Segera Umumkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara, ASABRI, dan Krakatau Steel
Kesaksian Baron Gegerkan Sidang Korupsi Smartboard Langkat: Saya Antar Uang Rp2,5 Miliar ke Rumah Saipul Abdi
Kapolda Aceh Hadiri Peresmian Bendungan Rukoh, Presiden Prabowo Sebut Infrastruktur Air Kunci Ketahanan Pangan
Polisi Pamerkan Tumpukan Uang, Emas 74 Kilogram, dan Barang Bukti Hasil Penggeledahan Kasus Korupsi Batu Bara
ASN Kukar Diduga Terima Honor 900 Kali Senilai Rp9,5 Miliar, Kejati Kaltim Bongkar Dugaan Korupsi Insentif Guru
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru