Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA – Polda Metro Jaya memamerkan sejumlah barang bukti hasil penggeledahan dalam penyidikan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkaitan dengan proyek batu bara PLN, PT Asabri, Krakatau Steel, serta PT CBS-KNI.
Barang bukti tersebut diperlihatkan dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Promoter Mapolda Metro Jaya, Jumat, 10 Juli 2026.
Pantauan di lokasi menunjukkan sebuah meja panjang dipenuhi barang bukti yang disita penyidik dari sedikitnya 13 lokasi penggeledahan di Jakarta, Tangerang, hingga Bogor.
Baca Juga:
Di atas meja tampak tumpukan uang tunai dalam jumlah besar yang disusun rapi.
Uang tersebut terdiri dari mata uang rupiah maupun mata uang asing.
Selain rupiah, polisi juga memamerkan pecahan 100 dolar Amerika Serikat (USD) dan pecahan 1.000 dolar Singapura (SGD) yang ditumpuk dalam jumlah besar.
Di bagian tengah meja, puluhan emas batangan disusun berjajar.
Sementara di sisi lainnya terlihat sejumlah barang elektronik yang turut disita, seperti monitor komputer dan telepon seluler.
Di depan meja konferensi pers, polisi juga menempatkan sembilan kontainer plastik berukuran besar yang diberi keterangan lokasi asal barang bukti.
Penyidik mengungkapkan seluruh barang bukti berasal dari penggeledahan di sedikitnya 13 lokasi yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.
Lokasi penggeledahan tersebar di beberapa wilayah, di antaranya sebuah unit apartemen U-Residence di Kota Tangerang, kantor PT CBS di Pasar Kemis, Tangerang, sejumlah ruko di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, restoran di Cipete, hingga sebuah rumah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor.
Selama konferensi pers berlangsung, area lokasi dijaga ketat oleh personel kepolisian yang bersiaga di sekitar barang bukti.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.