BREAKING NEWS
Jumat, 10 Juli 2026

Polisi Pamerkan Tumpukan Uang, Emas 74 Kilogram, dan Barang Bukti Hasil Penggeledahan Kasus Korupsi Batu Bara

Johan - Jumat, 10 Juli 2026 20:20 WIB
Polisi Pamerkan Tumpukan Uang, Emas 74 Kilogram, dan Barang Bukti Hasil Penggeledahan Kasus Korupsi Batu Bara
Di atas meja tampak sejumlah barang bukti yang disita hasil penggeledahan dalam penyidikan dugaan korupsi dan TPPU berkaitan dengan proyek batu bara dalam konferensi pers digelar di Gedung Promoter Mapolda Metro Jaya, Jumat, 10 Juli 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Polda Metro Jaya memamerkan sejumlah barang bukti hasil penggeledahan dalam penyidikan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkaitan dengan proyek batu bara PLN, PT Asabri, Krakatau Steel, serta PT CBS-KNI.

Barang bukti tersebut diperlihatkan dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Promoter Mapolda Metro Jaya, Jumat, 10 Juli 2026.

Pantauan di lokasi menunjukkan sebuah meja panjang dipenuhi barang bukti yang disita penyidik dari sedikitnya 13 lokasi penggeledahan di Jakarta, Tangerang, hingga Bogor.

Baca Juga:

Di atas meja tampak tumpukan uang tunai dalam jumlah besar yang disusun rapi.

Uang tersebut terdiri dari mata uang rupiah maupun mata uang asing.

Selain rupiah, polisi juga memamerkan pecahan 100 dolar Amerika Serikat (USD) dan pecahan 1.000 dolar Singapura (SGD) yang ditumpuk dalam jumlah besar.

Di bagian tengah meja, puluhan emas batangan disusun berjajar.

Sementara di sisi lainnya terlihat sejumlah barang elektronik yang turut disita, seperti monitor komputer dan telepon seluler.

Di depan meja konferensi pers, polisi juga menempatkan sembilan kontainer plastik berukuran besar yang diberi keterangan lokasi asal barang bukti.

Penyidik mengungkapkan seluruh barang bukti berasal dari penggeledahan di sedikitnya 13 lokasi yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Lokasi penggeledahan tersebar di beberapa wilayah, di antaranya sebuah unit apartemen U-Residence di Kota Tangerang, kantor PT CBS di Pasar Kemis, Tangerang, sejumlah ruko di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, restoran di Cipete, hingga sebuah rumah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor.

Selama konferensi pers berlangsung, area lokasi dijaga ketat oleh personel kepolisian yang bersiaga di sekitar barang bukti.

Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita uang tunai dalam berbagai mata uang dengan nilai yang sangat besar.

Barang bukti yang diamankan meliputi uang sekitar Rp67 miliar dalam bentuk dolar Singapura dan dolar Amerika Serikat.

Selain itu, polisi juga menyita uang senilai sekitar Rp476 miliar serta emas batangan seberat 74 kilogram yang ditemukan di sebuah rumah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor.

Seluruh barang bukti tersebut diduga berkaitan dengan penyidikan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang dalam pengadaan batu bara untuk PLTU PLN, serta perkara lain yang berkaitan dengan PT Asabri, Krakatau Steel, dan PT CBS-KNI.

Hingga konferensi pers digelar, penyidik menyatakan proses penyidikan masih terus berlangsung.

Polisi masih mendalami asal-usul seluruh aset yang disita serta keterkaitannya dengan dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang.

Meski barang bukti yang disita mencapai ratusan miliar rupiah dan puluhan kilogram emas, hingga saat ini penyidik belum mengumumkan adanya penetapan tersangka baru dalam perkara tersebut.* (km/ad)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
ASN Kukar Diduga Terima Honor 900 Kali Senilai Rp9,5 Miliar, Kejati Kaltim Bongkar Dugaan Korupsi Insentif Guru
Kejati Sumut Belum Dapat Perintah Usut Dugaan Penyelewengan MBG
KPK Ajukan Banding atas Vonis Dua Terdakwa Kasus Korupsi DJKA Wilayah Medan
Hakim Ungkap Kode BC1 hingga BC4 dalam Dugaan Suap Blueray Cargo, Diduga Merujuk ke Dirjen hingga Sejumlah Pejabat Bea Cukai
Hakim Ungkap Dedi Congor Terima Rp30 Miliar dari Bos Blueray Cargo
Harta Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah Naik Rp11,9 Miliar dalam Setahun, Ini Rinciannya
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru