JAKARTA — Pengguna iPhone kerap mengeluhkan sinyal seluler yang tiba-tiba hilang dan muncul tulisan "No Service" atau "Tidak Ada Layanan" pada layar perangkat.
Gangguan ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari kondisi jaringan hingga masalah pada perangkat.
Pertama, perangkat berada di luar jangkauan sinyal operator.
Saat iPhone digunakan di wilayah yang tidak tercover jaringan, perangkat tidak mampu menangkap sinyal sehingga status "No Service" muncul.
Solusinya, pengguna dapat berpindah lokasi atau mengaktifkan mode pesawat untuk menyegarkan koneksi jaringan.
Kedua, gangguan sistem atau bug pada perangkat. Dalam kondisi tertentu, sistem operasi atau pengaturan operator dapat mengalami error.
Pengguna disarankan melakukan pembaruan sistem melalui menu pengaturan atau memperbarui pengaturan operator jika tersedia.
Ketiga, kerusakan perangkat keras atau hardware, khususnya pada IC Baseband yang berfungsi sebagai penerima sinyal.
Jika komponen ini rusak, perangkat tidak akan mampu menangkap jaringan meski kartu SIM terpasang. Kondisi ini biasanya memerlukan perbaikan di pusat servis.
Keempat, masalah pada IMEI (International Mobile Equipment Identity). Jika IMEI tidak terdaftar di database resmi pemerintah, akses jaringan seluler dapat diblokir.
Sejak 2020, pemerintah melalui Kementerian Perindustrian dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menerapkan sistem registrasi IMEI untuk mengendalikan peredaran ponsel ilegal.
Dalam kondisi ini, iPhone yang tidak terdaftar akan kesulitan mengakses jaringan operator seluler.
Para pengguna disarankan memastikan perangkat mereka memiliki IMEI resmi dan melakukan pembaruan sistem secara berkala untuk menghindari gangguan serupa.*