Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.238 per Dolar AS, Tekanan Pasar Global Masih Tinggi
JAKARTA Nilai tukar rupiah melemah pada pembukaan perdagangan hari ini terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah tercatat berada di le
EKONOMI
JAKARTA – Insiden tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam, masih terus menjadi sorotan. Sejumlah dugaan awal mulai muncul terkait penyebab kecelakaan yang menelan korban jiwa tersebut.
Pengamat transportasi perkeretaapian Joni Martinus menilai, terdapat beberapa kemungkinan penyebab yang harus segera diusut oleh pihak berwenang, mulai dari gangguan sistem persinyalan hingga faktor manusia.
Ia menjelaskan, dalam sistem perkeretaapian terdapat prinsip absolute block system yang seharusnya mencegah dua kereta berada di jalur yang sama secara bersamaan.Baca Juga:
"Prinsip absolute block system mewajibkan sinyal masuk berwarna merah selama ada kereta di petak blok depan," ujarnya, Senin (27/4/2026).
Namun, menurutnya, fakta bahwa KA Argo Bromo Anggrek tetap melaju hingga menabrak KRL yang berhenti menjadi indikasi adanya masalah serius yang harus didalami.
"Ini menjadi hal yang harus didalami dan menjadi perhatian KNKT," lanjutnya.
Ia menyebut sejumlah kemungkinan penyebab kecelakaan, di antaranya kegagalan sistem persinyalan (wrong side failure), pelanggaran sinyal merah (signal passed at danger), miskomunikasi operasional, hingga potensi human error seperti menurunnya konsentrasi masinis.
Selain itu, gangguan teknis pada sistem pengereman serta penyimpangan prosedur operasional juga tidak menutup kemungkinan menjadi faktor pemicu insiden.
Joni menegaskan bahwa sektor transportasi harus menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dan tidak boleh ada toleransi terhadap kelalaian yang berujung pada korban jiwa.
"Semua pihak wajib berkomitmen agar kejadian serupa tidak terulang lagi," tegasnya.
Ia juga mendorong Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk melakukan investigasi menyeluruh dan transparan guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan.
Sebelumnya, kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.55 WIB ketika KA Argo Bromo Anggrek rute Gambir–Surabaya Pasar Turi menabrak bagian belakang KRL yang tengah berhenti di jalur Stasiun Bekasi Timur.
JAKARTA Nilai tukar rupiah melemah pada pembukaan perdagangan hari ini terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah tercatat berada di le
EKONOMI
BEKASI Presiden Prabowo Subianto menyempatkan diri menjenguk korban kecelakaan tabrakan kereta yang dirawat di RSUD Kota Bekasi, Jawa Ba
PEMERINTAHAN
ASAHAN, 28 April 2026 Suasana haru dan penuh kekhusyukan menyelimuti prosesi pelepasan Jamaah Calon Haji asal Kabupaten Asahan untuk Klo
AGAMA
MEDAN Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melantik Prof Dr Akrim M.Pd sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) masa jaba
PENDIDIKAN
MEDAN Kepedulian terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kembali ditunjukkan oleh Kombes Pol (Purn) Dr. Maruli Siahaan, SH,
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) berpotensi terjadi di PT Toba Pulp Lestari Tbk (TPL) menyusul penghentian operasional per
EKONOMI
SAMOSIR PT INALUM kembali menyalurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Kabupaten Samosir sebagai bagian dari komit
EKONOMI
JAKARTA Jumlah korban jiwa akibat kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur kembali bertambah. Hingga Selasa (28/4/2026) pagi, terca
PERISTIWA
BEKASI Presiden Prabowo Subianto menjenguk langsung korban kecelakaan kereta api yang dirawat di RSUD Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (2
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyoroti masih banyaknya perlintasan sebidang kereta api yang belum tertata dengan baik di Indonesia,
PEMERINTAHAN