BREAKING NEWS
Selasa, 01 September 2026

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.238 per Dolar AS, Tekanan Pasar Global Masih Tinggi

Dharma - Selasa, 28 April 2026 11:07 WIB
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.238 per Dolar AS, Tekanan Pasar Global Masih Tinggi
Rupiah tercatat berada di level Rp17.238 per USD pada Selasa (28/4/2026) pagi. (Foto: Katadata/Fauza Syahputra)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Nilai tukar rupiah melemah pada pembukaan perdagangan hari ini terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah tercatat berada di level Rp17.238 per USD pada Selasa (28/4/2026) pagi.

Mengutip data Bloomberg, rupiah melemah 27 poin atau sekitar 0,16 persen dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp17.211 per USD.

Sementara berdasarkan data Yahoo Finance pada waktu yang sama, rupiah juga bergerak melemah tipis di posisi Rp17.230 per USD atau turun 8 poin setara 0,05 persen.

Baca Juga:

Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi memperkirakan pergerakan rupiah hari ini masih akan fluktuatif dengan kecenderungan melemah.

"Untuk perdagangan hari ini, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp17.210 hingga Rp17.260 per USD," ujar Ibrahim.

Menurutnya, tekanan terhadap rupiah dipengaruhi oleh sentimen global, terutama perkembangan negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran yang masih belum pasti.

Ibrahim menjelaskan, pasar masih mencermati potensi gangguan pasokan global di tengah wacana pembukaan kembali jalur strategis Selat Hormuz serta dinamika konflik di kawasan Timur Tengah.

Selain itu, rencana pertemuan lanjutan antara pihak AS dan Iran juga turut menjadi perhatian pelaku pasar, meski sebelumnya pembicaraan sempat gagal.

Di sisi lain, lembaga pemeringkat Moody's mempertahankan peringkat utang Indonesia di level Baa2 atau satu tingkat di atas investment grade, namun merevisi outlook dari stabil menjadi negatif.

Meski demikian, pemerintah menyatakan tetap optimistis terhadap stabilitas ekonomi nasional dan berkomitmen menjaga nilai tukar rupiah melalui sinergi kebijakan fiskal dan moneter.*

(mt/dh)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
DPR Dorong Transaksi Batu Bara DMO Gunakan Rupiah, Dinilai Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Mahfud MD Kuliti Dugaan Bobrok Anggaran MBG, Singgung Mobil hingga Kaos dari Dana Negara
Legislator Dorong Penguatan Investor Domestik untuk Kurangi Ketergantungan Modal Asing
Rupiah Sempat Melemah, Purbaya: Ekonomi RI Masih Kuat Dibanding Negara Lain
Dolar AS Tembus Rp 17.300, BI Ungkap Penyebab Penguatan Rupiah Tertekan Faktor Perang dan Arus Modal Global ke AS
Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.280 per Dolar AS, Masih Tertekan Sentimen Global
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru