Vivo T5e Resmi Meluncur! Dibanderol Rp2 Jutaan dengan Baterai 5.500 mAh dan Fitur AI
JAKARTA Vivo resmi memperkenalkan smartphone terbaru di lini T Series, Vivo T5e, untuk pasar India. Ponsel kelas entrylevel ini hadir d
SAINS DAN TEKNOLOGI
BANDUNG – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah sempat menembus level Rp 17.300. Bank Indonesia (BI) menjelaskan sejumlah faktor global yang menjadi penyebab utama penguatan dolar terhadap hampir seluruh mata uang dunia, termasuk rupiah.
Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter (DKEM) BI, Juli Budi Winantya, menyebut kondisi ekonomi global saat ini banyak dipengaruhi ketegangan geopolitik, termasuk perang antara Amerika Serikat dan Iran yang diperkirakan berlangsung lebih lama.
"Kondisi ekonomi global banyak diwarnai perang. Pelaku pasar memperkirakan perang lebih lama, dampaknya sudah terlihat pada kenaikan harga minyak akibat gangguan produksi dan distribusi," kata Juli dalam FGD Bank Indonesia di Bandung, Jumat (24/4/2026).Baca Juga:
Menurutnya, kenaikan harga minyak juga diikuti lonjakan harga komoditas lain seperti gas dan pangan akibat terganggunya rantai distribusi global. Hal ini turut menekan stabilitas ekonomi dunia.
BI mencatat, kondisi tersebut membuat proyeksi pertumbuhan ekonomi global direvisi turun dari 3,1 persen menjadi 3 persen, sementara inflasi justru naik ke 4,2 persen dari sebelumnya 4,1 persen.
Dengan kondisi tersebut, ruang pelonggaran kebijakan moneter global menjadi semakin terbatas. Bahkan, bank sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve (The Fed) diperkirakan akan lebih lambat menurunkan suku bunga acuan.
Selain itu, peningkatan defisit fiskal Amerika Serikat mendorong kenaikan imbal hasil obligasi (yield), yang pada akhirnya menarik arus modal global kembali ke aset-aset berbasis dolar AS.
"Daya tarik investasi ke aset keuangan AS meningkat. Apresiasi dolar AS ini terjadi sehingga menguat terhadap hampir semua mata uang dunia," ujarnya.
Dari sisi domestik, BI masih mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di kisaran 4,9–5,7 persen dengan dukungan stimulus fiskal dan kebijakan moneter. Sementara inflasi diperkirakan tetap terjaga di level 2,5 persen plus minus 1 persen.
BI juga mencatat cadangan devisa Indonesia per Maret 2026 berada di posisi US$148,2 miliar, sedikit menurun dibanding bulan sebelumnya. Meski demikian, BI menegaskan stabilitas nilai tukar rupiah tetap terjaga melalui intervensi di pasar spot maupun forward.
"Nilai tukar relatif stabil dan cukup terjaga, didukung intervensi BI di pasar valas," kata Juli.*
(d/dh)
JAKARTA Vivo resmi memperkenalkan smartphone terbaru di lini T Series, Vivo T5e, untuk pasar India. Ponsel kelas entrylevel ini hadir d
SAINS DAN TEKNOLOGI
BINJAI Sebanyak 41 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memproduksi makanan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah berope
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Muhammad Qodari, mengungkapkan Badan Gizi Nasional (BGN) menemukan 414 Satuan Pelaya
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Pemalang, Jawa Tengah, Anom Widiyantoro, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT)
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Tabel angsuran Kredit Usaha Rakyat (KUR) BCA 2026 untuk pinjaman sebesar Rp500 juta menjadi informasi yang banyak dicari pelaku
EKONOMI
JAKARTA Puasa merupakan salah satu ibadah yang diperintahkan Allah SWT untuk membentuk pribadi yang bertakwa. Selain puasa wajib pada bu
AGAMA
KUPANG Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI sekaligus Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Timur II (NTT II), Viktor Bungtilu Lais
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., memimpin prosesi Tepung Tawar Pemulangan Jemaah Haji Kabupate
PEMERINTAHAN
ASAHAN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan menggelar Gerakan Aksi Bergizi di Sekolah sebagai b
PEMERINTAHAN
BALI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah di Provinsi Bali akan mengalami hujan rin
NASIONAL