DPR Desak Polisi Bongkar Kasus 995 Senjata di Sekolah Jaksel, Diduga Langgar UU Darurat
JAKARTA Komisi III DPR RI mendesak kepolisian mengusut tuntas penemuan 995 pucuk senjata, amunisi, serta barang bukti lain di sebuah sek
NASIONAL
JAKARTA - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria memastikan keamanan data usai satelit pencitraan canggih asal China, Satelit Lampung-1, resmi diluncurkan pada 5 Agustus 2026 lalu. Ia menegaskan pemerintah Lampung dan berbagai otoritas terkait di Indonesia telah berkoordinasi dengan BRIN sejak awal proses peluncuran.
"Ya memang pemerintah Lampung dan juga berbagai pemegang otoritas yang ada di Indonesia sudah koordinasi dengan BRIN," ujar Arif di Istana, Jakarta, Kamis (6/8/2026). Ia menambahkan, BRIN turut dilibatkan dalam pembahasan soal keamanan data satelit tersebut.
Arif menjelaskan bahwa BRIN memegang otoritas penuh atas penyimpanan data yang dihasilkan oleh satelit tersebut. "Semua terkait dengan soal penyimpanan data dan sebagainya untuk Indonesia itu BRIN yang akan memiliki authority. Insya Allah aman, moga-moga aman insya Allah," ucapnya.Baca Juga:
Selain memastikan keamanan data, Arif turut mengumumkan rencana BRIN meluncurkan satelit buatan dalam negeri pada awal 2027 mendatang. "Kita insya Allah juga akan launching satelit juga BRIN, BRIN NEO-1 itu produksi BRIN sendiri, pabriknya ada di Bogor," imbuhnya.
Lampung sebelumnya diklaim menjadi provinsi pertama di Indonesia yang memanfaatkan teknologi satelit pencitraan canggih asal China. Peluncuran Satelit Lampung-1 berlangsung di lepas pantai Shandong, China, pada Rabu (5/8/2026). Meski demikian, sejumlah kalangan sempat menyuarakan kekhawatiran soal keamanan data dari proyek tersebut.
Pemerintah Provinsi Lampung menyebut proyek ini sebagai lompatan transformasi digital daerah yang direalisasikan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).* (k/dh)
JAKARTA Komisi III DPR RI mendesak kepolisian mengusut tuntas penemuan 995 pucuk senjata, amunisi, serta barang bukti lain di sebuah sek
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua KomisiWakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menilai dugaan pencatutan nama Presiden Prabowo Subianto dalam
POLITIK
JAKARTA Pihak mantan Ketua Yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, akhirnya buka suara terkait temuan 995 pucuk senjat
NASIONAL
JAKARTA Wacana penerapan hukuman mati bagi koruptor kembali menuai perdebatan. Sejumlah aktivis hak asasi manusia (HAM) menolak usulan t
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah memberikan kemudahan bagi pesantren dan sekolah berbasis keagamaan berasrama dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi
NASIONAL
JAKARTA Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mendesak Polda Sumatera Utara mengusut secara tuntas dan transparan kasus meninggalnya WL
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi berbagai hasil riset dan inovasi yang dipamerkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menjajal langsung ketahanan genteng komposit hasil inovasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) saa
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) tengah menelusuri dugaan pelanggaran etik terkait komentar bernada tidak berempati yang dilakuk
NASIONAL
JAKARTA Polres Metro Jakarta Selatan terus menyelidiki temuan ratusan senjata di salah satu yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pin
HUKUM DAN KRIMINAL