Singgung Polemik Ijazah Gibran: Syarat Pendidikan Capres-Cawapres Digugat ke MK Wajib Tamat SMA
JAKARTA Syarat pendidikan calon presiden dan calon wakil presiden kembali diuji di Mahkamah Konstitusi (MK). Para pemohon meminta aturan d
NASIONAL
MEDAN - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Muhammad Bobby Afif Nasution menilai, organisasi Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI) memiliki peran besar sebagai pagar budaya di tengah arus derasnya informasi dan budaya luar yang tak selalu sejalan dengan nilai-nilai lokal.
"Di tengah derasnya arus informasi dan budaya luar yang tak selalu sejalan dengan nilai-nilai lokal, kita memerlukan pagar budaya. Dan MABMI memiliki peran besar dalam hal ini," ujar gubernur.
Pernyataan tersebut disampaikan gubernur dalam sambutan tertulisnya dibacakan Kadis Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Budparekraf) Yuda Pratiwi Setiawan S.STP, MSP pada Milad ke-54 MABMI, Jumat (08/08/2025) malam di Medan.
Gubsu mengapresiasi peran para pemuka adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat Melayu yang senantiasa menjadi perekat sosial dan penjaga nilai-nilai moral di tengah masyarakat.
"Kami juga melihat bahwa MABMI dapat menjadi mitra strategis pemerintah menciptakan suasana yang kondusif, damai, dan beradab di bumi Sumut," ucapnya.
Menurut gubernur, peringatan milad ke-54 MABMI ini bukan hanya menjadi ajang nostalgia dan silaturahim. Tetapi juga momen refleksi untuk menyusun langkah-langkah strategis ke depan. Apalagi kegiatan ini dirangkai dengan pertemuan bersama Forkala dan dari Persatuan Melayu Pulau Pinang (Pemenang), yang menunjukkan bahwa budaya Melayu adalah budaya lintas negara yang memiliki jaringan solidaritas yang kuat.
"Kami berharap kolaborasi lintas lembaga dan antar negara ini bisa terus diperkuat, dalam bentuk pertukaran budaya, seminar, promosi seni, pendidikan dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal. Ini selaras dengan upaya kami untuk menjadikan Sumut sebagai pusat pertumbuhan budaya, ekonomi dan peradaban yang berkelanjutan," ungkapnya.
Gubsu menitipkan beberapa harapan. Pertama, agar MABMI terus menjadi garda terdepan dalam melestarikan nilai-nilai adat dan budaya Melayu yang luhur, santun dan bijaksana.
Kedua, generasi muda Melayu jadilah pewaris dan pelopor kebudayaan yang tidak hanya bangga pada akar, tetapi juga mampu berinovasi dalam bingkai budaya.
Dan ketiga, mengajak seluruh elemen masyarakat Melayu untuk terus bersinergi, merawat persaudaraan dan kebhinekaan, serta bersama-sama membangun Sumatera Utara yang religius, berbudaya dan sejahtera.*
JAKARTA Syarat pendidikan calon presiden dan calon wakil presiden kembali diuji di Mahkamah Konstitusi (MK). Para pemohon meminta aturan d
NASIONAL
ASAHAN Seorang pria berinisial K (51) di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksu
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Penggunaan ponsel atau HP sudah menjadi bagian dari keseharian anak, mulai dari belajar, menonton video, bermain gim hingga berkomun
KESEHATAN
MEDAN Muhammad Ghazali Iskandar, pelapor dalam perkara dugaan pemalsuan surat yang menyeret Doddy Thahir, menegaskan dirinya tidak pernah
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Kelompok Diskusi Berpikir Rasional (BERAS) menggelar Diskusi Seri Logika bertajuk Nalar Sebagai Perkakas Analisis di Anshari Cafe
PENDIDIKAN
KISARAN Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026 di Kabupaten Asahan telah selesai digelar. Sebanyak 43 desa yang tersebar di 18 kec
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menjamin pemerintah kota akan mempermudah proses investasi bagi pengusaha India yang tertar
EKONOMI
MEDAN Proyek jalan provinsi pada ruas Sipiongotbatas Labuhanbatu di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara, disoroti setel
PERISTIWA
MEDAN Setelah menanti hampir 20 tahun, warga Perumahan Griya Kencana, Lingkungan 1, Kelurahan Namo Gajah, Kecamatan Medan Tuntungan, seger
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) telah menyalurkan Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) sebesar Rp325 miliar kepada 3
PEMERINTAHAN