Sebut Hasil Autopsi Cukup, Polda Sumut Tolak Ekshumasi Mantan Istri Polisi yang Tewas Tertembak
MEDAN Polda Sumatera Utara menilai ekshumasi makam W (30), mantan istri seorang polisi yang meninggal akibat luka tembak, belum diperlukan.
PERISTIWA
MEDAN — Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Ny. Dita Togap Simangunsong, secara resmi meresmikan Galeri Wastra milik Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) Sumatera Utara di Lantai 1 Plaza Medan Mall, Selasa (2/9).
Peresmian ini menjadi bagian dari upaya pelestarian sekaligus promosi kekayaan budaya kain tradisional khas Sumut.
Acara pembukaan berlangsung semarak dengan pertunjukan peragaan busana dari para model yang tampil anggun mengenakan busana berbahan tenun dengan corak khas dari berbagai daerah di Sumatera Utara, seperti Toba, Mandailing, Karo, Tapanuli Utara, Simalungun, Nias, dan Melayu.
Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua ASEPHI Sumut Ibu Fatimah Habibie Syamsul Arifin, Ketua Dewan Pertimbangan ASEPHI Sumut Bapak RE Nainggolan, serta para Ketua DWP kabupaten/kota se-Sumut, perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ny. Dita Togap Simangunsong menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada ASEPHI Sumut atas inisiatif dalam membuka Galeri Wastra.
Ia menilai kehadiran galeri ini sebagai langkah strategis dalam mempromosikan kekayaan tekstil tradisional Sumatera Utara sekaligus membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian budaya.
"Kami berharap Galeri Wastra ini menjadi jembatan antara warisan budaya masa lalu dan kebutuhan serta apresiasi generasi masa kini dan masa depan. Di sinilah seni dan kearifan lokal bisa terus tumbuh dan dicintai," ujarnya.
Ny. Dita juga mengajak masyarakat, khususnya para pelaku usaha dan pengrajin lokal, untuk terus berinovasi dalam memperkenalkan keindahan dan keunikan kain tenun tradisional agar dapat bersaing di pasar nasional maupun internasional.
Ketua ASEPHI Sumut, Fatimah Habibie Syamsul Arifin, dalam kesempatan yang sama menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Dharma Wanita Persatuan dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang terus mendorong pelestarian dan pengembangan produk-produk budaya lokal.
"Galeri ini bukan sekadar tempat berjualan, tetapi menjadi ruang apresiasi budaya dan ajakan kepada masyarakat luas untuk mencintai produk lokal," kata Fatimah.
Senada dengan itu, Ketua Dewan Pertimbangan ASEPHI Sumut, RE Nainggolan, menyampaikan optimisme bahwa kain-kain tradisional Sumatera Utara memiliki potensi besar untuk menembus pasar mancanegara karena keunikan motif dan kualitas bahan yang dimiliki.
"Pasar kita bukan hanya Nusantara. Kita ingin produk-produk wastra ini bisa dikenal di Asia, bahkan dunia," tuturnya.
MEDAN Polda Sumatera Utara menilai ekshumasi makam W (30), mantan istri seorang polisi yang meninggal akibat luka tembak, belum diperlukan.
PERISTIWA
MEDAN Kualitas udara di Kota Medan pada Rabu (23/9/2026) terpantau berada dalam kategori Baik hingga Sedang. Kondisi tersebut berdasarkan p
KESEHATAN
JAKARTA Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Ketua TP PKK, sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Sumatera Utara (Sum
PEMERINTAHAN
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) menyebut ratarata 20 hingga 30 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dikenai penghentian operasional s
NASIONAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak naik hingga a
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada perdagangan Rabu (23/9/2026). Rupiah naik 66 poin atau
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,56 persen ke level 6.374,91 pada perdagangan Rabu (23/9/2026). Penguatan terja
EKONOMI
JAKARTA Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana menilai tidak ada istilah terlambat untuk mengajukan koreksi yang berkaitan deng
POLITIK
LUBUKPAKAM Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut kontraktor Safruddin Habyby alias Kakek dengan pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan dalam pe
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Keluarga besar Herlambang Panggabean menggelar aksi damai di depan Kantor Pusat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanaha
PERISTIWA