Sebagai bentuk dukungan konkret, Wagub Giri Prasta menyerahkan dana punia sebesar Rp50 juta kepada panitia karya. Ia juga mendoakan agar seluruh rangkaian upacara berjalan lancar."Demogi pemargi Pujawali rahina mangkin puniki prasida memargi antar, sida sidaning don, lan nemu labda karya," ujarnya.
Apresiasi dari Krama AdatKelian Banjar Adat Kenanga, Wayan Suparta, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada Wakil Gubernur Bali atas kehadiran dan dukungannya.
"Suksma ring Bapak Wagub Bali sampun rauh. Beliau adalah idola kami," ucapnya.Upacara Padudusan Alit ini menjadi simbol kuatnya tradisi dan gotong royong krama adat di Bali dalam menjaga nilai-nilai luhur warisan leluhur, sekaligus memperkuat posisi Gianyar sebagai pusat seni, adat, dan budaya Bali.*