"Denpasar boleh maju, tapi jangan lupakan jati dirinya, akar budaya, dan tradisi. Ini pesan saya bagi anak muda, khususnya di Banjar Kerandan ini," ungkapnya.
Acara pengukuhan pengurus baru ST Yowana Dhika ditandai dengan penyematan korsase dan pengibaran pataka organisasi, sebagai simbol resmi pelantikan. Sementara itu, pembukaan resmi bazar dan pentas seni dilakukan oleh Wagub dengan memukul neng-neng, didampingi para tamu undangan.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Wagub Giri Prasta turut menyerahkan bantuan pribadi senilai Rp25 juta kepada ST Yowana Dhika, yang disambut antusias oleh warga dan pengurus sekaa teruna.Kelian Adat Banjar Kerandan, I Ketut Eka Arsana, dalam sambutannya mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan kepedulian Wagub terhadap pembinaan generasi muda.
"Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan Bapak Wakil Gubernur. Ini menjadi motivasi besar bagi ST Yowana Dhika untuk terus berkarya dan menjaga nilai-nilai budaya," ucapnya.Acara ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara pemerintah dan masyarakat adat dapat mendorong penguatan karakter generasi muda Bali melalui seni, budaya, dan kegiatan sosial yang positif.*