37 Siswa dan Guru di Timor Tengah Selatan Diduga Keracunan MBG
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
MEDAN - Walau tidak mendapat perhatian serius dari Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution dan Bupati Samosir Vandiko T Gultom, peringatan Hari Ulos pada 17 Oktober 2025 tahun ini, tetap akan dirayakan. Tempatnya dipusatkan di Titik Nol Peradaban Batak, persisnya di Limbong, Sianjurmula – mula, Samosir, Sumut.
Ketua Yayasan Pusuk Buhit Efendy Naibaho bersama Marihot Simbolon, Sekeretaris Panitia Hari Ulos 2025 menjelaskan, peringatannya sangat sederhana. Selain tidak mendapat dukungan dari gubernur dan bupati dan keterbatasan anggaran, juga menyahuti ajakan Presiden Prabowo Subianto untuk penghematan. "Efisiensi anggaran", ujar Efendy Naibaho, Rabu (08/10/25) di Rumah Makan Sederhana, Pangururan.
Di Tanah Batak, khususnya Samosir, Hari Ulos pernah diperingati di Perkampungan Si Raja Batak dengan rute keliling Pusuk Buhit, pernah juga dilepas dari Jembatan Tano Ponggol seterusnya keliling Tanah Batak dengan finish Jakarta untuk mengelilingi Monas dan lainnya peringatan di Medan, Balige, Siborong-borong, Siantar dan lainnya.Baca Juga:
Ulos merupakan karya warisan budaya dari masyarakat Suku Batak yang berasal dari daerah Sumut. Ada banyak makna dan simbol ulos dalam adat istiadat Batak. Ulos merupakan salah satu karya Batak di peradaban tertua Asia yang sudah ada sejak 4.000 tahun lalu. Bahkan, ulos telah ada sejak bangsa Eropa mengenal tekstil.
Sampai saat ini, ulos juga selalu digunakan orang Batak dalam upacara adat, pernikahan hingga kematian. Uniknya, bagi masyarakat Batak di kawasan Danau Toba, ulos dijadikan simbol adat yang mengandung nilai sakral dan tradisinya masih dijaga hingga kini.
Menurut sejarahnya, ulos secara harifiah artinya selimut. Sesuai dengan nenek moyang suku Batak yang dulunya adalah orang gunung. Sehingga mereka memerlukan ulos sebagai penghangat tubuh yang nyaman dan mudah digunakan.
Terdapat pula tiga simbol yang diyakini nenek moyang orang Batak yang mengandung makna kehidupan seorang manusia, yakni darah, nafas dan kehangatan. Sehingga kehangatan termasuk salah satunya.
Maka asal kehangatan pada simbol tersebut adalah Matahari, Api dan Ulos. Di antara pilihan tersebut, ulos menjadi pilihan penghangat yang paling praktis karena bisa dipakai dimanapun dan kapanpun.
Ulos memiliki nilai budaya yang tinggi di tengah masyarakat Batak, terbukti dari ulos yang selalu hadir di kegiatan adat Batak seperti upacara pernikahan, kelahiran, dan dukacita. Bahkan muncul istilah dalam penggunaan ulos yakni mangulosi.
Tradisi mangulosi adalah kegiatan adat Batak, dimana terjadi proses mengalungkan kain ulos ke pundak orang lain. Merunut sejarahnya, mangulosi mengandung makna yang memberi perlindungan dari segala gangguan.
Terdapat berbagai macam jenis Ulos Batak yang dipakai dengan makna dan penggunaannya yang berbeda dalam kegiatan adat, seperti dilansir dari laman resmi Universitas Stekom.*
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
ASAHAN Wakil Bupati Asahan, Rianto, menegaskan komitmen kuatnya dalam menjaga kelestarian infrastruktur jalan. Ia mengimbau para pengusa
PEMERINTAHAN
BANTEN Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN Wihaji mengunjungi wilayah adat Baduy di Kabupaten Lebak, Ba
NASIONAL
JAKATA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengklarifikasi polemik rencana penentuan status aktivis HAM oleh tim asesor yang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Rencana pemerintah untuk menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) dalam 23 tahun ke depan dinilai belum realistis tanpa tr
EKONOMI
JAKARTA Mantan istri komedian Andre Taulany, Rien Wartia Trigina atau Erin, melaporkan balik asisten rumah tangganya berinisial HW ke Po
ENTERTAINMENT
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Belawan menuntut hukuman mati terhadap terdakwa Aditya Ramdani dalam perkara peredaran
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari meminta masyarakat tidak terjebak pada potongan pernyataan dalam p
NASIONAL
BATU BARA Masyarakat Kabupaten Batu Bara kini sedang menanggung beban ganda. Dua kebutuhan pokok vital, yakni gas Elpiji 3 kg dan minyak
EKONOMI
BANDA ACEH Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh meminta Pemerintah Aceh mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur pembatasa
PEMERINTAHAN