BREAKING NEWS
Kamis, 04 Juni 2026

Mengulik Sejarah Punggahan, Tradisi Islam Khas Jawa Sambut Ramadan yang Tetap Terjaga

- Senin, 16 Februari 2026 16:52 WIB
Mengulik Sejarah Punggahan, Tradisi Islam Khas Jawa Sambut Ramadan yang Tetap Terjaga
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Hidangan-hidangan ini tidak hanya simbol, tetapi juga sarana memperkuat kebersamaan dan tali kekeluargaan antarwarga.

Selain itu, tradisi ini juga menjadi momentum mendoakan anggota keluarga yang telah meninggal.

Manfaat Sosial dan Spiritual

Munggahan atau Punggahan bukan sekadar ritual, tetapi juga pengingat bahwa Ramadan semakin dekat.

Tradisi ini memperkuat ikatan antarwarga, mengajarkan kepedulian sosial, dan menanamkan nilai spiritual yang tinggi, menjadikan masyarakat siap menghadapi bulan suci dengan hati bersih dan niat yang tulus.

Dengan kombinasi doa, kebersamaan, dan hidangan khas, Munggahan/Punggahan menjadi salah satu tradisi budaya Islam Nusantara yang masih hidup dan dirayakan secara turun-temurun.*


(d/ad)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Masjid Agung Baitul Ghafur Abdya: Ikon Religi dan Destinasi Wisata Menjelang Ramadan
Barongsai: Simbol Keberuntungan yang Hidup di Perayaan Imlek
Daftar Harga Pangan 16 Februari 2026: Lonjakan Harga Beras dan Minyak Goreng, Sementara Bawang dan Cabai Mulai Melemah
Makan Bergizi Gratis Tetap Jalan di Masa Ramadan dan Libur Lebaran, Ini Skema Penyesuaian BGN
Momen Kebersamaan dan Punggahan Ramadan: Wali Kota Medan Rico Waas Hadiri Tradisi Warga dan Percepat Pembangunan Masjid
Perbedaan Hilal dan Awal Ramadan Tak Perlu Diperdebatkan, Wakil Ketua MUI Serukan Kedewasaan Umat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru