Sentuhan Humanis di Pidie! 500 Warga Antusias Serbu Bakti Kesehatan dan Terima Kursi Roda dari Polri
SIGLI Sekitar 500 warga mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang digelar Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Lapangan Bola
NASIONAL
DENPASAR – Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Suastini Koster, memuji pementasan teater Jaratkaru: Lampan lan Utang Waras Mekutang oleh Komunitas Wartawan Budaya Bali (Kawiya) dalam rangka memeriahkan Bulan Bahasa Bali VIII Tahun 2026, di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Senin (23/2/2026).
Pementasan ini menyelipkan kritik sosial terkait persoalan banjir dan kemacetan di Bali, yang menurut Ibu Putri Koster mampu disampaikan secara etis.
"Jangan takut menyampaikan kritik. Mau kritik silakan, misalnya tentang kemacetan. Jabarkan saja, ributlah di atas panggung. Tapi tetap harus mengedepankan etika," ujarnya. Ia menekankan aktor yang baik mampu menyampaikan kritik tajam tanpa menyakiti pihak yang dikritik.Baca Juga:
Ibu Putri menilai para pemain teater telah menampilkan kemampuan luar biasa, memadukan teori seni pertunjukan dengan praktik panggung.
"Konsepnya bagus, anak-anak ini luar biasa. Olah vokal dan olah tubuhnya juga bagus. Ini yang saya suka," ujarnya.
Menurutnya, generasi muda sekarang memiliki lebih banyak kesempatan belajar seni melalui media digital tanpa harus bertemu guru secara langsung, berbeda dengan pengalamannya menekuni seni pertunjukan sejak 1978.
Meski memberi pujian, Putri Koster juga menyampaikan masukan, termasuk soal harmonisasi antara suara gamelan dan volume pemain.
Ia mendorong Kawiya untuk terus berkarya secara rutin, tidak hanya tampil pada acara tertentu. "Koordinasikan untuk tampil, buat program rutin," imbuhnya.
Pementasan Jaratkaru mengangkat kisah legendaris Bali dan Nusantara, tentang leluhur yang digantung di tiing petung karena tidak memiliki keturunan.
Sutradara Agus Wiratama menjelaskan pertunjukan menghadirkan tafsir baru dengan pendekatan realistis, tidak sepenuhnya mengikuti teks klasik, namun diolah melalui perspektif generasi muda.
Teks pertunjukan disusun secara kolektif oleh Ingga Adellia, Dede Satria, Amrita Darsanam, Mahija Sena, Agus Wiratama, Putu Supartika, serta meminjam puisi dari Nyoman Tusthi Eddy dan IDK Raka Kusuma sebagai bagian dari konstruksi artistik pertunjukan.*
(dh)
SIGLI Sekitar 500 warga mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang digelar Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Lapangan Bola
NASIONAL
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia akan mengalami kebangkitan besar dalam beberapa tahun mendatang. Namun, Prabowo men
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyoroti sejumlah siaran langsung atau live streaming aksi demonstrasi di depan Gedu
NASIONAL
JAKARTA Tembakan gas air mata kembali dilepaskan ke arah kerumunan massa di kawasan Jalan Gatot Subroto dan Jalan Pejompongan Raya, Jakart
PERISTIWA
LANGKAT Tim futsal putri SMK Negeri 2 Binjai berhasil meraih juara 2 dalam turnamen Piala RA CUP yang digelar di Gedung Olahraga Langkat.
OLAHRAGA
JAKARTA Anas Urbaningrum menilai perdebatan mengenai pernyataan Budi Arie di hadapan Presiden Joko Widodo soal kemungkinan perubahan sebel
POLITIK
MEDAN Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendra Parwana Batubara
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan kesediaannya menjadi Orang Tua Asuh bagi para nazir wakaf di
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menolak permohonan praperadilan yang diajukan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Ha
NASIONAL
MEDAN Sebanyak 10 anggota Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terbukti melakukan p
PERISTIWA