Defisit APBN Membengkak ke Rp670 Triliun, Menkeu Purbaya Pastikan Masih Aman
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 tetap berada dalam
EKONOMI
SIBOLGA – Di antara deretan bukit terjal dan deburan ombak Samudera Hindia, Masjid Agung Sibolga berdiri megah sebagai simbol spiritual dan kebersamaan masyarakat pesisir barat Sumatera Utara.
Lebih dari sekadar tempat ibadah, masjid ini menjadi saksi perjalanan transformasi Sibolga dari pelabuhan kuno menjadi pusat peradaban Muslim yang inklusif di "Negeri Berbilang Kaum".
Masjid ini pertama kali didirikan pada tahun 1908, saat semangat Pergerakan Nasional mulai membara di Nusantara.Baca Juga:
Pembangunan masjid yang awalnya berupa bangunan kayu sederhana ini diinisiasi oleh tokoh-tokoh lokal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pelabuhan akan pusat dakwah yang representatif.
Dalam buku terbaru Perjuangan Membangun Rumah Allah: Masjid Agung Sibolga Dalam Lintasan Sejarah (2025), Dr. H. Afifi Lubis, S.H., M.M. menekankan bahwa masjid ini bukan sekadar fisik bangunan.
"Pembangunan Masjid Agung Sibolga adalah buah dari riset mendalam tentang perjuangan kolektif. Ia menjadi manifestasi pengabdian masyarakat Sibolga yang gotong-royong mengubah masjid kayu menjadi simbol kekuatan umat di pesisir barat," tulisnya.
Fakta unik dari masjid ini adalah menara ikoniknya.
Selain berfungsi sebagai tempat muadzin mengumandangkan adzan, menara Masjid Agung Sibolga secara historis juga menjadi mercusuar spiritual bagi para nelayan dan pelaut yang hendak bersandar di Teluk Tapian Nauli.
Peran ini menjadikan masjid sebagai titik temu berbagai etnis, dari Melayu, Minang, Batak, hingga keturunan Arab, yang telah lama hidup berdampingan di Sibolga.
Menjalankan ibadah Ramadhan di Masjid Agung Sibolga menawarkan pengalaman berbeda.
Suara adzan yang memantul di perbukitan dan aroma laut yang segar menjadi latar setiap sujud jemaah.
Tradisi kebersamaan ini mencerminkan kerukunan antar-etnis yang telah terjaga sejak masa kolonial, menjadikan masjid sebagai jangkar sosial dan spiritual bagi warga setempat.
Keberadaan masjid ini sekaligus menjadi simbol bahwa iman dan gotong-royong mampu menyatukan masyarakat heterogen, menjaga kedamaian dan kerukunan di tengah keberagaman budaya yang khas di kota pelabuhan ini.*
(d/ad)
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 tetap berada dalam
EKONOMI
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengajak masyarakat untuk membangun optimisme terhadap kondisi ekonomi nasional setelah S&
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan awal program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Keuanga
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah memastikan tidak akan menaikkan tarif pajak dalam jangka menengah. Strategi yang dipilih justru memperkuat penerimaan
EKONOMI
JAKARTA Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan bahwa DPR tidak pernah menolak pembahasan Rancangan UndangUndang (RUU) Perampa
HUKUM DAN KRIMINAL
KUPANG Empat orang terlapor dalam kasus dugaan intimidasi terhadap almarhumah Dokter Eliza Princila Pakaenoni atau Dokter Icha menjalani
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Apple resmi membuka akses iOS 27 Public Beta bagi pengguna iPhone yang ingin lebih dulu mencoba berbagai fitur terbaru sebelum v
SAINS DAN TEKNOLOGI
WONOSOBO Nama seorang bayi lakilaki asal Dusun Prigi, Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, menjadi perha
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah memberikan kebijakan baru untuk membantu pelaku usaha perikanan. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan pember
EKONOMI
JAKARTA Hubungan dan kerja sama antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali diperku
NASIONAL