Praperadilan Keempat Roy Suryo Ditolak, Hakim Nilai Gugatan Tak Lagi Relevan
JAKARTA Hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak gugatan praperadilan keempat yang diajukan Roy Suryo terhadap Polda Metr
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN – Perang Sunggal tahun 1872 menjadi salah satu peristiwa penting dalam sejarah perlawanan masyarakat Sumatera Timur terhadap kolonial Belanda. Konflik ini dipicu oleh kebijakan konsesi tanah oleh Kesultanan Deli kepada pengusaha perkebunan asing di wilayah Sunggal.
Dalam catatan sejarah yang dikutip dari buku Kisah Dari Deli: Masalah Sosial dan Pembangunan di Kota Medan Jilid II karya Erond L. Damanik, disebutkan bahwa struktur kekuasaan di Kesultanan Deli pada masa itu belum sepenuhnya terpusat. Para datuk lokal masih memiliki pengaruh kuat di wilayah masing-masing.
"Posisi Sultan Deli tidaklah menunjukkan corak kingdom karena sultan tidak dapat memerintah datuk-datuk sebagai penguasa lokal di wilayahnya," tulis Erond.Baca Juga:
Konflik memuncak pada tahun 1872 ketika Sultan Deli Mahmud Perkasa Alam mengalokasikan tanah di Kedatukan Sunggal kepada pihak perkebunan asing. Kebijakan ini memicu penolakan keras dari Datuk Sunggal Badiuzzaman Surbakti bersama sejumlah tokoh lokal lainnya.
"Peristiwa ini berawal dari upaya mengkonsesikan tanah di wilayah Kedatukan Sunggal kepada pengusaha perkebunan," tulis Erond.
Selain persoalan tanah, faktor ekonomi juga menjadi pemicu konflik, termasuk kebijakan kolonial Belanda yang mengalihkan perdagangan opium ke sistem resmi, sehingga mengurangi pendapatan para datuk lokal.
Ketegangan kemudian berubah menjadi perlawanan bersenjata. Belanda bahkan mendatangkan tambahan pasukan dari Batavia untuk meredam konflik yang meluas hingga mendapat dukungan dari wilayah Senembah, Karo, hingga Gayo.
"Pada 10 Juli 1872, bala bantuan prajurit Belanda dari Batavia datang ke Deli guna meredakan pemberontakan Sunggal," tulis Erond.
Perlawanan akhirnya berhasil dipadamkan. Badiuzzaman Surbakti ditangkap dan diasingkan ke Pulau Jawa seumur hidup, sementara struktur kekuasaan lokal di Deli mulai berubah di bawah kendali kolonial.
"Chiefdom pemerintahan Deli berakhir ketika masuknya pemerintahan kolonial," tulisnya.
Perang Sunggal kini tercatat sebagai salah satu simbol perlawanan agraria dan perebutan kekuasaan di Sumatera Timur pada masa awal perkembangan perkebunan kolonial.*
(ds/dh)
JAKARTA Hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak gugatan praperadilan keempat yang diajukan Roy Suryo terhadap Polda Metr
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengajak mantan Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi untuk bertarung secara
POLITIK
JAKARTA Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan bahwa mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi tidak memiliki h
POLITIK
BANDA ACEH Seorang pria berinisial MM, 20 tahun, diamankan polisi setelah diduga membawa kabur sepeda motor milik seorang mahasiswi di B
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada perdagangan Rabu, 26 Agustus 2026. Rupiah naik 0,19 persen atau 34 poin ke level Rp17.689
EKONOMI
MEDAN Danau Lau Kawar menjadi salah satu destinasi wisata alam yang dikenal masyarakat Sumatera Utara. Danau ini berada di kaki Gunung S
PARIWISATA
MEDAN Kasus dugaan penganiayaan terhadap tetangga yang menyeret anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, dihentikan oleh Pol
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG melemah pada awal perdagangan Rabu, 26 Agustus 2026. Hingga pukul 09.05 WIB, IHSG turun 68
EKONOMI
JAKARTA Harga emas batangan Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam mengalami penurunan pada perdagangan Rabu, 26
EKONOMI
JAKARTA Harga sejumlah bahan pangan di pasar tradisional pada Rabu, 26 Agustus 2026, cenderung mengalami penurunan. Penurunan paling ter
EKONOMI