Layani hingga 300 Pasien per Hari, Puskesmas Helvetia Medan Direhabilitasi Total
MEDAN Pemerintah Kota Medan merehabilitasi total Puskesmas Helvetia di Jalan Kemuning, Kecamatan Medan Helvetia. Penataan dilakukan untu
KESEHATAN
SIMALUNGUN – Perubahan identitas etnis di tengah dinamika sosial menjadi salah satu fenomena yang terjadi dalam masyarakat Simalungun.
Perkembangan agama, migrasi penduduk, hingga perubahan lingkungan sosial disebut turut memengaruhi cara sebagian masyarakat memandang dan menampilkan identitas kulturalnya, termasuk dalam penggunaan marga.
Fenomena tersebut diulas dalam buku Agama, Perubahan Sosial dan Identitas Etnik: Moralitas Agama dan Kultural di Simalungun karya akademisi dan peneliti sosial, Erond L. Damanik.Baca Juga:
Dalam kajiannya, Erond menjelaskan bahwa sebagian masyarakat Simalungun mengalami transformasi identitas sebagai bagian dari proses adaptasi sosial yang berlangsung selama puluhan tahun.
Menurut Erond, sebagian masyarakat Simalungun yang memeluk agama Islam di sejumlah wilayah memilih tidak lagi menggunakan marga dalam kehidupan sehari-hari.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari identifikasi diri yang lebih dekat dengan komunitas Melayu.
"Cara mudah yang dilakukan ialah dengan menghilangkan klan atau marga yang dimiliki," tulis Erond dalam bukunya.
Fenomena tersebut disebut banyak ditemukan di wilayah Simalungun bagian bawah seperti Bandar Marsilam, Bandar, Bandar Huluan, Gunung Maligas, Tanah Jawa hingga kawasan Siantar.
Wilayah-wilayah tersebut sejak lama menjadi daerah pertemuan berbagai kelompok etnis, terutama masyarakat Jawa dan Melayu yang mayoritas beragama Islam.
Dalam kondisi tersebut, sebagian masyarakat Simalungun memilih mengaburkan identitas marganya dan mengidentifikasi diri sebagai Melayu karena dianggap lebih mudah diterima dalam lingkungan sosial tempat mereka tinggal.
Selain itu, perubahan identitas juga terjadi di sejumlah kawasan perbatasan Danau Toba.
Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa sebagian masyarakat Simalungun mengganti penggunaan marganya dengan marga yang lebih identik dengan masyarakat Batak Toba.
MEDAN Pemerintah Kota Medan merehabilitasi total Puskesmas Helvetia di Jalan Kemuning, Kecamatan Medan Helvetia. Penataan dilakukan untu
KESEHATAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan membangun drainase sepanjang sekitar 670 meter di Jalan Pasar I, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helveti
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau langsung pembangunan drainase sepanjang 505 meter di Jalan Sei Asahan, Kecamatan Me
PEMERINTAHAN
ASAHAN Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian menghadiri pembukaan Intermediate Training Latihan Kader II (LK II) Tingkat Nasional Himpunan M
PENDIDIKAN
DELI SERDANG, BITV ONLINE Kondisi jalan di Dusun II, Gang Buntu, Desa Cinta Damai, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Su
PERISTIWA
BATU BARA Dalam upaya memperkuat integritas, kedisiplinan, pengawasan internal, serta tata kelola pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyara
NASIONAL
JAKARTA Sejumlah mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berencana menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, pada K
NASIONAL
JAKARTA Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bersama tiga terdakwa lainnya menyiapkan puluhan saksi dan ahli untuk dihadirkan dalam pe
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah kembali melemah hingga menyentuh level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (29/9/20
EKONOMI
BANDA ACEH Forum Bangun Aceh (FBA) menggelar workshop kajian risiko bencana dan penyusunan Rencana Kontinjensi (RENKON) Gampong untuk memp
NASIONAL