Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Karena itu, arsik tidak hanya berbicara mengenai hubungan antara suami dan istri, tetapi juga harapan keluarga terhadap kehidupan baru yang mereka bangun.
Arsik Diberikan oleh Hula-Hula
Ada hal lain yang membuat pemberian arsik dalam pesta pernikahan adat Batak Toba berbeda dari penyajian makanan biasa, yakni siapa yang memberikan hidangan tersebut.
Dalam tradisi pernikahan adat Batak Toba, ikan mas arsik diberikan oleh pihak hula-hula, yaitu keluarga dari pihak perempuan yang memiliki kedudukan penting dalam sistem Dalihan Na Tolu.
Pemberian tersebut menjadi bagian dari hubungan kekerabatan sekaligus bentuk penyampaian restu kepada pasangan yang baru menikah.
Dalihan Na Tolu sendiri merupakan sistem kekerabatan yang menjadi salah satu dasar penting dalam kehidupan sosial masyarakat Batak Toba.
Karena itu, kehadiran arsik dalam pesta pernikahan tidak dapat dilepaskan dari hubungan antara kedua keluarga.
Arsik, Doa yang Bisa Dimakan
Pada akhirnya, ikan mas arsik bukan hanya tentang ikan yang dimasak dengan bumbu khas Batak.
Di dalamnya terdapat doa untuk rumah tangga, harapan akan keturunan, kesejahteraan, kehormatan, serta restu yang menyatukan dua keluarga.
Mungkin setelah pesta usai, ikan itu akan habis disantap.
Namun, makna yang dibawanya tidak ikut hilang.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.