Kemnaker Matangkan Strategi Tripartit Jelang ILC ke-114 di Swiss, Bahas Dampak AI pada Dunia Kerja
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mematangkan strategi keberangkatan Delegasi Tripartit Indonesia dalam menghadiri Internat
EKONOMI
Sidoarjo – Kemunculan buaya di Sungai Kedungpeluk, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, belakangan ini memicu kegelisahan di kalangan warga. Namun, tidak hanya sekedar isu buaya, kejadian ini juga terkait dengan mitos buaya siluman bernama Tedak Kroman yang masih diyakini oleh masyarakat setempat.
Sungai Kedungpeluk yang dikenal dengan potensi misterinya menjadi perhatian banyak pihak, terutama setelah kemunculan buaya yang sempat mengejar pekerja tambak yang tengah memberi makan ikan. Kejadian ini menambah kepercayaan sebagian warga akan mitos yang sudah beredar sejak lama.
Tedak Kroman, menurut cerita yang berkembang, adalah siluman buaya yang mampu berubah wujud menjadi manusia. Warga setempat meyakini bahwa setiap kali mereka berangkat bekerja ke tambak, seringkali mereka menjumpai sosok Tedak Kroman. Sosok tersebut biasanya muncul dalam wujud seorang kakek atau nenek yang terlihat berada di sekitar pinggir sungai atau area tambak.
“Tedak Kroman itu merupakan jelmaan buaya yang berubah menjadi manusia. Biasanya ia muncul di pinggir-pinggir sungai atau area tambak,” ujar Arwan (65), salah satu warga Desa Kedungpeluk. Arwan sendiri meyakini keaslian cerita tersebut. Ia bercerita, suatu ketika saat berada di tambak yang cukup jauh dari pemukiman, ia melihat seorang perempuan tua yang sedang membersihkan tanggul pembatas tambak.
Tak lama kemudian, perempuan itu menghilang begitu saja, dan di tempat yang sama, muncul seekor buaya yang berenang di permukaan air. “Anehnya, beberapa bulan setelah kejadian itu, hasil tambak udang menjadi melimpah,” kenang Arwan. Selain wujud perempuan tua, Tedak Kroman juga bisa menjelma menjadi seorang pria tua yang mengenakan sarung dan kopiah.
Sosok ini biasanya memberikan saran atau masukan kepada warga, namun jika saran tersebut tidak diindahkan, ia akan berubah wujud dan menimbulkan rasa takut bagi mereka yang tidak memperhatikannya. “Saat bertemu dengan warga, Tedak Kroman sering memberi masukan tentang kehidupan. Jika tidak ada yang menggubrisnya, dia akan berubah wujud dan meninggalkan rasa ketakutan,” tambah Arwan.
Cerita tentang Tedak Kroman juga dibenarkan oleh Kepala Desa Kedungpeluk, Muhammad Madenan. Menurutnya, meski tidak banyak yang tahu asal-usul mitos ini, masyarakat desa masih sangat meyakini keberadaannya. “Banyak warga yang masih mempercayai mitos Tedak Kroman. Bahkan, jika ada hajatan, warga desa menyediakan sesaji untuknya,” ujar Madenan.
(CRHISTIE)
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mematangkan strategi keberangkatan Delegasi Tripartit Indonesia dalam menghadiri Internat
EKONOMI
JAKARTA Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Agus Fatoni, menegaskan komitmennya dalam memperce
EKONOMI
SUMEDANG Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah Ikatan Keluarga Alumni Universitas Padjadjaran (UPZ IKA Unpad) menyalurkan daging kurb
NASIONAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) mengubah pola distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari enam hari menjadi lima hari dalam sep
NASIONAL
MEDAN Forum Jurnalis Medan menyembelih empat ekor hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 H / 2026 M. Kegiatan yang berlangsun
NASIONAL
BANDA ACEH Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) menyembelih 14 ekor hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 H / 2026 M. Kegi
NASIONAL
PEKANBARU Penggerebekan pesta narkoba di sebuah tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru, Riau, menyeret nama anak Bupati Pelalawan, Zukri
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pakar telematika Roy Suryo menilai penanganan kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke7 RI Joko Widodo berlangsung terlalu lama
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Partai Golkar membela program bantuan 1.098 sapi kurban Presiden Prabowo Subianto yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Be
POLITIK
JAKARTA Permadi Arya alias Abu Janda membantah tudingan penghinaan terhadap masyarakat Sumatera Barat setelah dirinya dilaporkan ke Bare
HUKUM DAN KRIMINAL