BREAKING NEWS
Senin, 22 Juni 2026

Studi: Sikap Ibu yang Suportif Dapat Meningkatkan Kecerdasan Anak

Redaksi - Sabtu, 15 Februari 2025 20:59 WIB
Studi: Sikap Ibu yang Suportif Dapat Meningkatkan Kecerdasan Anak
Ilustrasi Ibu Dan Anak
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BITVONLINE.COM -Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa sikap suportif seorang ibu berperan penting dalam meningkatkan kecerdasan anak. Studi yang dilakukan terhadap 1.075 anak dari tahun 1996 hingga 2010 ini menemukan bahwa anak-anak yang cerdas cenderung memiliki ibu yang selalu memberikan dukungan.

Para ahli menyatakan bahwa dukungan ibu memiliki hubungan positif dengan kecerdasan anak, khususnya dalam aspek kognitif. Hal ini mencakup kemampuan berbicara, memahami kosakata, serta perkembangan mental secara keseluruhan.

Dukungan Ibu Berpengaruh Signifikan

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Intelligence ini mengungkap bahwa anak-anak dengan ibu yang suportif menunjukkan skor kecerdasan umum yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak mendapatkan dukungan serupa. Curtis Dunkel, salah satu penulis studi, menegaskan bahwa hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran ibu sangat berpengaruh pada perkembangan kecerdasan anak sejak usia dini.

"Temuan ini menunjukkan bahwa dukungan ibu memengaruhi kecerdasan umum pada awal kehidupan," ujar Dunkel.

Meski demikian, ia juga menambahkan bahwa efek ini tidak bertahan hingga dewasa. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa pada masa dewasa, perbedaan kecerdasan individu lebih dipengaruhi oleh faktor genetik dibandingkan lingkungan.

Efek Lingkungan dan Faktor Temperamen

Dunkel menjelaskan bahwa pada awal kehidupan, kecerdasan seseorang dapat bervariasi karena perbedaan lingkungan tempat mereka tumbuh. Dalam hal ini, peran ibu yang memberikan dukungan menjadi salah satu faktor utama dalam perkembangan kognitif anak.

Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa anak-anak yang sering mendapatkan dukungan dari ibu cenderung lebih responsif terhadap upaya orang tua dalam merangsang pemikiran mereka. Namun, ketika faktor temperamen anak diperhitungkan, efek langsung dari dukungan ibu terhadap kecerdasan umum menjadi lebih kecil. Meski demikian, para peneliti tetap menemukan adanya pengaruh tidak langsung melalui perkembangan kecerdasan sejak usia empat tahun.

"Saya terkejut atas efek yang begitu besar dari dukungan ibu terhadap kecerdasan umum," kata Dunkel. "Meskipun mungkin tidak berpengaruh hingga usia dewasa, dukungan ibu tetap memiliki peran penting dalam perjalanan hidup seseorang," lanjutnya.

Studi ini menegaskan bahwa lingkungan awal, terutama peran ibu dalam memberikan dukungan, menjadi faktor penting dalam membentuk kecerdasan anak sebelum akhirnya faktor genetik lebih dominan di usia dewasa.

(cb/a)

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru