Kemnaker Matangkan Strategi Tripartit Jelang ILC ke-114 di Swiss, Bahas Dampak AI pada Dunia Kerja
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mematangkan strategi keberangkatan Delegasi Tripartit Indonesia dalam menghadiri Internat
EKONOMI
BITVONLINE.COM -Kecerdasan emosional (EQ) bukanlah sesuatu yang terjadi begitu saja, melainkan hasil dari kesadaran diri yang tinggi serta kemampuan mengelola emosi dengan baik. Orang dengan EQ tinggi memiliki kebiasaan khusus dalam berinteraksi dengan dunia di sekitar mereka, yang membantu mereka tetap tenang di tengah tantangan dan memahami perasaan orang lain dengan lebih baik.
Berikut beberapa kebiasaan yang dimiliki orang dengan kecerdasan emosional tinggi,
1. Mampu Mengendalikan Diri dengan BaikOrang dengan EQ tinggi tidak mudah terbawa emosi. Mereka tahu kapan harus meredam perasaan dan kapan harus bereaksi. Menurut Dr. Tara Lindahl dari Mindpath Health, mereka memiliki kemampuan untuk mengatur pikiran dan perasaan tanpa menekan emosi, melainkan merasakannya dan melepaskannya dengan cepat.
2. Terbiasa Berkomunikasi EfektifKomunikasi yang jelas dan tepat menjadi keahlian mereka. Tidak hanya melalui kata-kata, tetapi juga dengan memahami bahasa tubuh dan isyarat non-verbal. Mereka mampu meredakan ketegangan dalam percakapan dengan mengutamakan fakta daripada perasaan.
3. Tahu BatasanMenetapkan batasan yang sehat adalah ciri khas orang dengan EQ tinggi. Mereka tahu kapan harus mengatakan "tidak" dan menjaga keseimbangan emosional agar tidak kelelahan. Dr. Marty A. Cooper, seorang psikolog dari SUNY Old Westbury, menyebut kebiasaan ini penting untuk menjaga kesejahteraan mental.
4. Mendengarkan Kritik dengan Lapang DadaOrang dengan EQ tinggi melihat kritik sebagai peluang untuk berkembang. Mereka tidak takut mengakui kelemahan dan menangani kritik dengan bijaksana serta profesional.
5. Menerima Kegagalan dengan TenangKegagalan bukanlah akhir bagi mereka, melainkan kesempatan untuk belajar dan berkembang. Dr. Huber menegaskan bahwa orang dengan kecerdasan emosional tinggi tetap optimis dan tidak terpuruk dalam menghadapi kegagalan.
6. Selalu Belajar dan BerkembangOrang dengan EQ tinggi memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan selalu terbuka terhadap ide serta konsep baru. Mereka aktif mendengarkan dan mencari wawasan dari orang lain untuk terus memperbaiki diri.
7. Pandai Membangun Koneksi dengan Orang LainMenurut Dr. Daley, interaksi sosial sangat penting untuk kesehatan mental dan emosional. Orang dengan kecerdasan emosional tinggi memahami pentingnya membangun hubungan yang baik dengan orang lain, baik di lingkungan kerja, keluarga, maupun pertemanan.
Dengan meniru kebiasaan-kebiasaan ini, kita pun dapat meningkatkan kecerdasan emosional dan menjalani kehidupan yang lebih seimbang serta sukses.
(cb/a)
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mematangkan strategi keberangkatan Delegasi Tripartit Indonesia dalam menghadiri Internat
EKONOMI
JAKARTA Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Agus Fatoni, menegaskan komitmennya dalam memperce
EKONOMI
SUMEDANG Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah Ikatan Keluarga Alumni Universitas Padjadjaran (UPZ IKA Unpad) menyalurkan daging kurb
NASIONAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) mengubah pola distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari enam hari menjadi lima hari dalam sep
NASIONAL
MEDAN Forum Jurnalis Medan menyembelih empat ekor hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 H / 2026 M. Kegiatan yang berlangsun
NASIONAL
BANDA ACEH Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) menyembelih 14 ekor hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 H / 2026 M. Kegi
NASIONAL
PEKANBARU Penggerebekan pesta narkoba di sebuah tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru, Riau, menyeret nama anak Bupati Pelalawan, Zukri
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pakar telematika Roy Suryo menilai penanganan kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke7 RI Joko Widodo berlangsung terlalu lama
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Partai Golkar membela program bantuan 1.098 sapi kurban Presiden Prabowo Subianto yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Be
POLITIK
JAKARTA Permadi Arya alias Abu Janda membantah tudingan penghinaan terhadap masyarakat Sumatera Barat setelah dirinya dilaporkan ke Bare
HUKUM DAN KRIMINAL