BREAKING NEWS
Rabu, 13 Mei 2026

Mengenal Sosok Aipda Putu Eka Purnawyanti: Polwan Sederhana, Ibu Tangguh, dan Pecinta Hewan yang Dihantam Fitnah

- Sabtu, 20 September 2025 11:23 WIB
Mengenal Sosok Aipda Putu Eka Purnawyanti: Polwan Sederhana, Ibu Tangguh, dan Pecinta Hewan yang Dihantam Fitnah
Aipda Putu Eka Purnawyanti, S.H (foto: fira/bitv)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
DENPASAR - Di balik seragam dan tugas negara yang dijalankan dengan penuh dedikasi, terselip kisah inspiratif dari seorang polwan bernama Aipda Putu Eka Purnawyanti, S.H. Sosoknya selama ini dikenal sebagai pribadi sederhana, pekerja keras, penuh kasih sayang, serta seorang ibu tangguh dan pecinta hewan.

Putri sulung dari Ipda (Purn) I Ketut Ruja ini memegang teguh pesan sang ayah, "Jadilah Polri yang profesional dan suka menolong." Semangat itulah yang terus menjadi kompas dalam 23 tahun masa dinasnya di kepolisian, mulai dari menjadi Spri Kapolres Gianyar, hingga belasan tahun berdinas di Satintelkam Polres Gianyar, dan kini bertugas di Paminal Polda Bali.

?️ Tuduhan Tak Berdasar Cemari Nama Baik

Baca Juga:
Namun, jalan hidupnya yang selama ini bersih dari pelanggaran ternoda oleh sebuah tuduhan intimidasi terhadap wartawan yang dengan cepat viral di sejumlah media. Ia dituding melakukan tindakan tidak pantas terhadap Andre Sulla, wartawan Radar Bali. Anehnya, dari informasi yang beredar, konflik utama justru terjadi antara Andre dengan sosok lain bernama Dede, namun Putu Eka yang justru menjadi sasaran pemberitaan negatif.

⚖️ Pengamat: Penyidikan Sarat Kepentingan

Bagio, S.H., M.H., seorang pengamat hukum, menyebutkan bahwa proses penyelidikan oleh Unit 3 Paminal Propam Polda Bali terkesan terburu-buru dan tidak membuka ruang mediasi. Ia bahkan menduga adanya unsur kebencian atau kepentingan politik yang membayangi kasus tersebut.

Menariknya, saat Dede mencoba mengklarifikasi langsung kepada Andre Sulla, kontaknya malah diblokir – sebuah tindakan yang dinilai mencoreng etik profesionalisme jurnalis.

? Single Parent Tangguh, Tetap Setia Melayani

Di balik semua tekanan itu, Aipda Putu Eka tetap menjalani hari-harinya dengan penuh kesabaran dan kerendahan hati. Ia adalah orang tua tunggal dari tiga putri, bangun setiap pukul 03.00 pagi untuk memasak makanan yang kemudian dijual di sekolah anak-anaknya. Ia antar mereka naik motor, lalu melanjutkan dinas sebagai anggota Polri.

Sepulang kerja, ia tetap turun ke pasar untuk membeli bahan membuat canang dan jajanan, yang ia jual tanpa rasa gengsi. Ia tak pernah meninggalkan tugasnya dan tetap menjadi figur teladan di mata warga sekitar.

? Penyayang Hewan, Rawat 18 Ekor Anjing Terlantar

Sisi lain yang tak kalah menginspirasi adalah kepeduliannya terhadap hewan. Putu Eka dengan tulus merawat 18 ekor anjing liar dan sakit yang ia temukan di jalan. Ia menyisihkan hasil jualan untuk memberi makan, merawat, dan bahkan membawa ke dokter hewan jika sakit.

"Kalau bukan saya, siapa lagi yang menolong mereka?" ucapnya, menggambarkan betapa besar empatinya – tak hanya untuk manusia, tetapi juga makhluk hidup lainnya.

? Potret Polwan Berintegritas dan Humanis

Kisah Aipda Putu Eka Purnawyanti bukan hanya soal dedikasi, tapi juga tentang keteguhan hati melawan fitnah, kesabaran sebagai ibu, dan cinta kasih kepada semua makhluk hidup. Di tengah dunia yang keras, ia tetap menjadi sosok lembut namun kuat, menjaga nama baik institusi sekaligus keluarganya.*

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru