Bunda PAUD Medan Bagikan PMT untuk 1.500 Anak, Cegah Stunting dan Wujudkan Generasi Berkualitas
MEDAN Keceriaan terlihat dari wajah ratusan anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) saat mengikuti kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PM
KESEHATAN
MEDAN – Pemerintah Indonesia resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada tokoh perempuan inspiratif asal Sumatera Barat, Hajjah Rahmah El Yunusiyyah.
Penganugerahan ini bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, sesuai Keputusan Presiden Nomor 116/TK Tahun 2025 yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto.
Rahmah El Yunusiyyah dikenal sebagai pendiri Diniyah Putri Padang Panjang, sekolah agama Islam perempuan pertama di Indonesia.Baca Juga:
Tahun ini, ia menjadi salah satu dari sepuluh tokoh yang menerima gelar kehormatan sebagai pengakuan atas perjuangannya di bidang pendidikan Islam dan kemerdekaan Indonesia.
Lahir pada 26 Oktober 1900, Rahmah El Yunusiyyah berasal dari keluarga ulama. Ayahnya, Syaikh Muhammad Yunus, dan kakaknya, Zainudin Labay El Yunusy, merupakan tokoh pendidikan terkemuka.
Merasa kurang puas dengan sistem pendidikan koedukasi yang terbatas bagi perempuan, Rahmah bersama tiga sahabat mendirikan Madrasah Diniyah lil Banat pada 1 November 1923.
Murid angkatan pertama berjumlah 71 orang, sebagian besar adalah ibu-ibu muda. Tujuan pendirian sekolah ini adalah untuk membentuk putri yang berjiwa Islam dan siap menjadi ibu pendidik yang berkontribusi bagi masyarakat dan tanah air.
Rahmah dikenal teguh menjaga independensi sekolahnya, menolak bantuan dari pemerintah Belanda, partai politik, maupun organisasi agama. Ia bahkan memilih bercerai dari suaminya karena ingin fokus membangun pendidikan perempuan.
Selain pendidikan, Rahmah juga berperan aktif dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Saat masa kolonial Belanda, ia memimpin gerakan menentang Ordonantie Kawin Bercatat dan Ordonantie Sekolah Liar.
Pada masa pendudukan Jepang, ia mengorganisasi Haha No Kai untuk membantu perwira Giyugun dan menentang praktik wanita penghibur.
Saat Revolusi Kemerdekaan, ia memelopori Tentara Keamanan Rakyat (TKR) di Padang Panjang, menjadikan Diniyah Putri sebagai dapur umum dan menyediakan perbekalan hingga senjata bagi pejuang kemerdekaan.
Perjuangan Rahmah El Yunusiyyah diakui secara internasional. Pada 1957, Universitas Al-Azhar Mesir menganugerahinya gelar kehormatan "Syekhah", gelar pertama yang diberikan kepada perempuan.
Di Indonesia, pemerintah menganugerahkan Bintang Mahaputra Adiprana secara anumerta pada 13 Agustus 2013.
Gelar Pahlawan Nasional 2025 merupakan puncak pengakuan atas dedikasi, pengorbanan, dan perjuangannya dalam mencerdaskan bangsa dan memperjuangkan kemerdekaan.*
(d/ad)
MEDAN Keceriaan terlihat dari wajah ratusan anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) saat mengikuti kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PM
KESEHATAN
MEDAN Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap meminta seluruh jajaran Pemerintah Kota Medan bergerak cepat menyiapkan berbagai kebut
PEMERINTAHAN
BATU BARA Pemerintah Kecamatan Tanjung Tiram terus berupaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayahnya. Sal
PEMERINTAHAN
ACEH BESAR Mahasiswa Program Doktor Ilmu Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Very Julianto, M.Psi., Psikolog, melakukan penelitian
NASIONAL
JAKARTA Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) DKI Jakarta memperingati Hari Donor Darah Sedunia (HDDS) 2026 dengan menggelar kegiatan
KESEHATAN
JAKARTA Kejaksaan Agung menyerahkan uang senilai Rp1,029 triliun kepada Kementerian Keuangan yang berasal dari hasil lelang barang rampa
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kemampuan berbahasa Mandarin dinilai tidak lagi cukup untuk menghadapi kebutuhan dunia kerja yang semakin global. Generasi muda ki
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas secara resmi melepas sebanyak 1.547 petugas Sensus Ekonomi 2026 dalam kegiatan Pencananga
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, melakukan kunjungan silaturahmi ke Markas Kodam I/Bukit Barisan di Jalan Gatot Subroto,
PEMERINTAHAN
JAKARTA Sejumlah organisasi mahasiswa dan elemen masyarakat sipil dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indone
PERISTIWA