Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Patih Marahamat Siregar meninggal dunia di Jakarta pada 3 September 1971 dalam usia 64 tahun.
Sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya, Pemerintah Kota Padang Sidempuan pada tahun 2005 mengabadikan namanya menjadi salah satu nama jalan di Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padang Sidempuan Selatan.
Kebijakan tersebut merupakan bagian dari program penamaan jalan menggunakan nama para pejuang daerah.
Semangat Perjuangan Berlanjut kepada Generasi Penerus
Semangat pengabdian Patih Marahamat Siregar terus diteruskan oleh keluarganya.
Putra sulungnya, Haji Baginda Siregar, dikenal sebagai Veteran Pejuang Kemerdekaan Golongan A sekaligus tokoh masyarakat Barumun Raya.
Ia juga berkiprah di dunia perfilman nasional dan menjadi salah satu tokoh yang memperjuangkan pemekaran Kabupaten Padang Lawas pada 1992.
Sementara putra keduanya, Haji Sutan Siregar, berkarier sebagai birokrat di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan pernah menjabat sebagai Asisten II Gubernur Sumatera Utara.
Generasi berikutnya juga aktif mengabdi di berbagai bidang.
Di antaranya Aprilla Haslantini Siregar yang pernah menjabat sebagai Kepala Badan Pengembangan SDM Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta Syahdan Ridwan Siregar yang pernah menjadi Sekretaris PT Bank Sumut.
Salah satu cicit Patih Marahamat Siregar, Irfan Kamil Siregar, juga mengabdikan diri sebagai aparatur sipil negara di bidang pertahanan dan keamanan.
Pada tahun 2017, ia bersama sejumlah pemuda mendirikan organisasi Angkatan Muda Palas (AMP), organisasi kepemudaan Kabupaten Padang Lawas yang bergerak di bidang sosial, hukum, ekonomi, hingga pelestarian budaya.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.