Gempa M6,7 Guncang Sulteng, BNPB Catat 1 Warga Tewas dan Ratusan Terdampak
PALU Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu dan sekitarnya di Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) dan menimbu
PERISTIWA
Sukabumi – Sosok Empan Supandi, seorang guru honorer di MTs Thoriqul Hidayah, Sukabumi, baru-baru ini viral berkat pengorbanannya yang luar biasa. Setiap hari, ia rela berjalan kaki sejauh 11 kilometer untuk mengajar, melewati bukit, hutan, dan sawah demi mendidik anak bangsa.
Berasal dari Kampung Ciguha, Desa Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, Empan mengabdi sebagai guru selama 14 tahun, meskipun gajinya hanya Rp200 ribu per bulan. Bahkan, saat pertama kali mengajar pada tahun 2011, Empan hanya menerima gaji sebesar Rp250 ribu per tahun. Meskipun demikian, Empan tetap berkomitmen untuk memberikan ilmu kepada para siswa.
“Saya tidak mencari materi, saya hanya ingin menyumbangkan yang saya bisa untuk anak-anak,” ungkap Empan saat diwawancarai oleh Dedi Mulyadi, seorang tokoh yang tergerak dengan kisah hidupnya. Dari segi pendidikan, Empan mengungkapkan bahwa ia hanya lulusan Paket C, setara dengan SMA.
Meskipun demikian, Empan tidak menyerah untuk mengembangkan kemampuan dirinya, termasuk mengajar mata pelajaran bahasa Inggris meskipun tidak memiliki latar belakang pendidikan bahasa. “Saya belajar bahasa Inggris lewat radio, dan berlatih dengan teman-teman pelajar dari luar negeri,” kata Empan, yang kini mengajar mata pelajaran sejarah, pendidikan kewarganegaraan, dan bahasa Inggris di sekolah tersebut.
Perjuangan Empan tidak hanya berhenti di sekolah. Ia juga mencari penghasilan tambahan dengan berjualan sayuran setelah pulang mengajar. Meskipun kehidupannya serba terbatas, Empan tetap bertanggung jawab untuk membiayai dua anaknya setelah perceraian dengan istrinya pada tahun 2015. Melihat dedikasi Empan, Dedi Mulyadi merasa terharu dan memberikan bantuan senilai Rp100 juta untuk memperbaiki rumah Empan yang hampir roboh, serta Rp5 juta untuk modal usaha dagang sayurnya.
Empan Supandi menjadi contoh nyata ketulusan dan perjuangan tanpa pamrih seorang guru, yang meskipun dalam keterbatasan tetap mengabdi demi mencerdaskan anak bangsa. Kisah inspiratif ini mendapat apresiasi dari banyak pihak, dan menjadi bukti nyata bahwa semangat mengajar tidak mengenal batasan.
(chirstie)
PALU Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu dan sekitarnya di Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) dan menimbu
PERISTIWA
JAKARTA Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi menyampaikan adanya dugaan kejanggalan dalam salinan dokumen ijazah Presiden ke7 RI
POLITIK
Oleh Yakub F. IsmailDALAM beberapa bulan terakhir dunia benarbenar menghadapi badai perang yang begitu dahsyat dampaknya bagi seluruh send
OPINI
JAKARTA Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu menyoroti dugaan keterlibatan kepentingan politik dalam sejumlah aksi mahasiswa
POLITIK
MEDAN Seorang mahasiswa berinisial CS (25) asal Tebing Tinggi, Sumatera Utara, ditangkap petugas di Bandara Internasional Kualanamu sete
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Rasyid Siddiq, S.H., CDRA., CPLA.DI atas mejameja kekuasaan, angkaangka ekonomi sering menjadi dasar pengambilan kebijakan. Pertumbu
OPINI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan, meski pemerintah memberlakukan moratoriu
NASIONAL
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong percepatan pemulihan di wilay
NASIONAL
JAKARTA Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu menyoroti dugaan adanya keterlibatan aktor politik di balik aksi penolakan terha
POLITIK
MEDAN Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai menyatakan dukungan kepada David Luther Lubis u
POLITIK