Kecelakaan Beruntun Sibolangit, Sopir Truk Fuso Terancam Jadi Tersangka
MEDAN Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Medan masih mendalami penyebab kecelakaan beruntun yang melibatkan sembilan kendaraan d
PERISTIWA
BOYOLALI — Seorang siswa sekolah dasar (SD) asal Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, mencuri perhatian publik setelah berhasil menemukan celah keamanan pada salah satu sistem atau domain publik milik Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA).
Siswa tersebut bernama Ibrahim Al Abrar, atau akrab disapa Ibra.
Bocah yang kini duduk di kelas 6 SDN 3 Genengsari, Kecamatan Kemusu, Boyolali, itu mendapatkan surat apresiasi resmi dari NASA tertanggal 9 Juli 2026 atas temuannya di bidang keamanan siber.Baca Juga:
Ibra merupakan putra pasangan Aminuddin Salas dan Hannisa Oktaviani. Ayahnya bekerja sebagai guru Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) di SMKN Kemusu, sedangkan ibunya merupakan ibu rumah tangga.
Ketertarikan Ibra terhadap dunia teknologi bermula dari kegemarannya bermain gim.
Dengan dukungan keluarga, ia mulai belajar membuat gim menggunakan teknologi coding secara mandiri.
Dalam beberapa bulan terakhir, minatnya berkembang ke bidang keamanan siber atau cybersecurity.
Ia mempelajari berbagai materi melalui internet, video pembelajaran YouTube, hingga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI).
"Cybersecurity itu dapat saran-saran kakak-kakak online," kata Ibra.
Dari proses belajar tersebut, Ibra kemudian mencoba mencari berbagai celah keamanan pada sistem digital.
Salah satu target yang dipelajarinya adalah sistem milik NASA.
Ibra akhirnya menemukan kerentanan berupa broken link hijacking pada salah satu domain publik NASA.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan melalui program Vulnerability Disclosure Policy (VDP) milik NASA.
Laporan tersebut selanjutnya diverifikasi oleh pihak NASA hingga akhirnya Ibra mendapatkan surat apresiasi sebagai bentuk penghargaan atas kontribusinya membantu meningkatkan keamanan sistem lembaga antariksa tersebut.
Ayah Ibra, Aminuddin, mengatakan proses hingga mendapatkan apresiasi dari NASA membutuhkan waktu.
Sebelumnya, putranya sudah beberapa kali mengirim laporan terkait celah keamanan.
"Kemarin bisa dapat sertifikat NASA itu karena nyari kerentanan di web NASA. Menemukan broken link hijacking. Terus dilaporkan lewat VDP. Lapornya sebenarnya sudah hampir 2 bulan, tapi baru dibalas tanggal 9 Juli, dapat sertifikat itu," kata Aminuddin.
Dari empat laporan yang dikirimkan Ibra kepada NASA, satu laporan diterima dan mendapat apresiasi.
Satu laporan lainnya telah disetujui namun masih menunggu tindak lanjut.
Sementara satu laporan ditolak dan satu lainnya dinyatakan sebagai duplikasi karena sudah lebih dulu ditemukan pihak lain.
Meski masih berusia sekolah dasar, Ibra memiliki cita-cita untuk menjadi seorang profesional di bidang keamanan siber.
Orang tuanya berharap pencapaian tersebut menjadi motivasi agar Ibra terus mengembangkan kemampuannya sekaligus menginspirasi anak-anak lain untuk memanfaatkan teknologi secara positif.
"Kalau saya sebagai orang tua, harapannya, ini kan masih awal. Harapannya bisa tambah semangat habis dapat itu (surat apresiasi dari NASA). Mungkin ke depannya bisa dapat bug bounty, biar bisa tambah semangat lagi," ujar Aminuddin.
Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini memberikan kesempatan luas bagi anak-anak untuk belajar, selama memiliki kemauan dan rasa ingin tahu.
"Dan mungkin bisa jadi motivasi untuk anak-anak lain yang juga suka IT, ternyata kalau sebenarnya ada niat belajar itu semuanya sekarang itu bisa, mudah gitu. Ada internet, ada AI, ada YouTube. Tinggal niat anaknya masing-masing saja," tambahnya.
Keberhasilan Ibra menjadi bukti bahwa kemampuan di bidang teknologi dapat berkembang sejak usia dini.
Dengan pembelajaran yang tepat, anak-anak Indonesia juga mampu berkontribusi dalam dunia digital hingga mendapat pengakuan dari lembaga internasional.* (cn/ad)
MEDAN Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Medan masih mendalami penyebab kecelakaan beruntun yang melibatkan sembilan kendaraan d
PERISTIWA
TAPAKTUAN Aksi perampokan menggegerkan pusat Kota Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Sabtu (18/7/2026) pagi. Sebuah toko emas bernama Am
HUKUM DAN KRIMINAL
YAHUKIMO Tiga anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) dilaporkan tewas dalam kontak tembak dengan tim gabungan Satgas Operasi Damai C
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Rini Widyantini menyampaikan pesan kepada seluruh apar
PEMERINTAHAN
CARACAS Jumlah korban tewas akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela pada Juni 2026 terus bertambah. Pemerintah Venezuela me
INTERNASIONAL
MEDAN Seorang pria berinisial ET (39) diduga tega membakar ayah kandungnya sendiri berinisial YL (66) di Jalan Wakaf II, Kelurahan Lalan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan, Sumatera Utara, mulai berangsur terurai set
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusulkan agar negara mengambil peran lebih besar dalam pembiayaan kampanye pemilu, salah s
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani meminta Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan seluruh kebijakan dalam pelaksanaan Prog
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menanggapi perbedaan penjelasan antara Pemerintah Provinsi Sumut dan PT Pertamina terkait p
NASIONAL