BREAKING NEWS
Kamis, 10 September 2026

Siapa Ahmad Ali? Ketua Harian PSI yang Namanya Terseret Pengembangan Kasus Tambang Kukar, KPK Sita Rp3,5 Miliar

Nurul - Kamis, 10 September 2026 13:33 WIB
Siapa Ahmad Ali? Ketua Harian PSI yang Namanya Terseret Pengembangan Kasus Tambang Kukar, KPK Sita Rp3,5 Miliar
Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) periode 2025-2030, Ahmad M. Ali. (foto: PSI/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Nama Ahmad M. Ali kembali menjadi sorotan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang sekitar Rp3,5 miliar dalam pengembangan penyidikan dugaan gratifikasi yang berkaitan dengan aktivitas pertambangan batu bara di Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur.

Ahmad Ali merupakan pengusaha sekaligus politikus. Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) periode 2025-2030.

Penyitaan uang tersebut menjadi bagian dari upaya KPK menelusuri dugaan aliran dana dalam perkara pertambangan batu bara, termasuk penggunaan serta pungutan fasilitas jalan angkut atau hauling dari kawasan tambang menuju dermaga.

Baca Juga:

KPK menduga uang yang disita memiliki keterkaitan atau bersumber dari tindak pidana korupsi yang sedang disidik.

Namun, penyitaan barang bukti tersebut belum otomatis membuktikan Ahmad Ali sebagai pelaku tindak pidana.

Ahmad M. Ali lahir di Wosu, Morowali, Sulawesi Tengah, pada 16 Mei 1969. Sebelum terjun ke politik nasional, ia dikenal sebagai pengusaha.

Karier politik Ahmad Ali kemudian berkembang melalui Partai NasDem.

Ia menjadi anggota DPR RI selama dua periode, yakni 2014-2019 dan 2019-2024, dari daerah pemilihan Sulawesi Tengah.

Di internal NasDem, karier Ahmad Ali terus meningkat hingga dipercaya menduduki posisi Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem.

Perjalanan politiknya kemudian berubah setelah Ahmad Ali meninggalkan NasDem dan bergabung dengan PSI.

Pada 2025, ia dipercaya menjadi Ketua Harian DPP PSI periode 2025-2030.

Jabatan tersebut menempatkannya di jajaran strategis partai menjelang agenda politik nasional 2029.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tak Baca Teks Saat Pidato, Prabowo: Manusia Kalau Bikin Salah, ya Kita Minta Maaf Saja
Eks Menpora Dito Ariotedjo Dipanggil Jadi Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK: Penting untuk Pembuktian
Update Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Speedboat Hilang di Selat Sunda, SAR Fokus Sisi Utara Anak Krakatau
Beda Pilihan Politik Ternyata Bisa Picu Perceraian, Menag Ungkap 6 Faktor Lainnya
Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi Kamis Pagi, PVMBG Catat Empat Kali Gempa
KPK Akui Sempat Segel Ruangan Dirjen Bea Cukai, Segel Hilang Saat Tim Kembali
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru