Polisi Ungkap Misteri Tewasnya Pendaki Gunung Sibayak, 9 Orang Resmi Jadi Tersangka
KARO Polres Karo menetapkan sembilan orang sebagai tersangka dalam kasus tewasnya seorang pendaki Gunung Sibayak berinisial RCH (17). Ko
HUKUM DAN KRIMINAL
SUMUT – Debi Novita, mantan Ibu Bhayangkari, kini harus berjuang keras untuk mendapatkan keadilan. Kisah pilunya dimulai ketika ia menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga oleh suaminya sendiri, seorang anggota kepolisian.
Namun, penderitaan Debi tidak berhenti di situ. Ia kini harus menghadapi persoalan baru yang lebih rumit dan penuh drama, yaitu pemalsuan dokumen terkait kasus yang dilaporkannya ke Polrestabes Medan.
Debi, yang selama ini memilih bungkam demi menjaga nama baik keluarganya, akhirnya berani angkat bicara. Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, ia mengungkapkan bahwa dirinya tak pernah menandatangani atau membuat surat permohonan pencabutan laporan polisi, yang kabarnya telah dikirimkan ke Polrestabes Medan Sumatra Utara.
“Saya tidak pernah mencabut laporan tersebut, apalagi menandatangani surat permohonan pencabutan laporan. Semua ini adalah pemalsuan!” ujar Debi dengan tegas.
Permasalahan ini semakin memanas setelah kuasa hukum Debi, Aan Jambak, menemukan berbagai kejanggalan dalam proses hukum yang sedang berlangsung.
“Kami menduga ada pihak-pihak tertentu yang mencoba menutupi kasus ini dengan memalsukan dokumen,” kata Aan Jambak. Ia juga menekankan pentingnya keadilan bagi kliennya yang sudah cukup lama menderita akibat kekerasan yang dialaminya.
Lebih lanjut, ahli pidana, Dr. John Tison Pelawi, SH, MH, juga turut angkat bicara mengenai kasus ini. Menurutnya, pemalsuan dokumen merupakan tindak pidana yang serius dan harus ditindaklanjuti secara hukum. “Kasus ini tidak hanya soal kekerasan dalam rumah tangga, tetapi juga melibatkan upaya-upaya untuk menghalangi proses hukum yang semestinya berjalan,” jelas Dr. John.
Kasus yang menimpa Debi Novita ini menjadi sorotan publik, terutama di kalangan para pegiat hak asasi manusia. Banyak yang mendesak agar Polrestabes Medan segera mengusut tuntas kasus ini dan memberikan keadilan bagi Debi.
“Ini adalah bentuk ketidakadilan yang tidak bisa dibiarkan. Kami akan terus memperjuangkan hak Debi dan memastikan bahwa pelaku kekerasan dan pemalsuan dokumen ini mendapatkan hukuman yang setimpal,” ungkap salah satu pegiat hak asasi manusia.
Kini, Debi hanya bisa berharap agar keadilan segera berpihak padanya. “Saya hanya ingin keadilan. Saya sudah cukup menderita,” tuturnya dengan suara bergetar, menutup pembicaraan dengan harapan besar bahwa kasusnya akan menjadi titik balik dalam hidupnya.red
KARO Polres Karo menetapkan sembilan orang sebagai tersangka dalam kasus tewasnya seorang pendaki Gunung Sibayak berinisial RCH (17). Ko
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas meminta PT Pertamina segera membenahi pelayanan distribusi bahan bakar minyak (BBM) menyusul antrean pan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan meminta waktu selama satu bulan untuk merampungkan evaluasi dan
PEMERINTAHAN
BINJAI Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai menggerebek sebuah barak yang diduga menjadi lokasi transaksi dan penyalahgunaan narkotika d
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Dua terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil ditangkap Tim Rimueng Koetaradja Satreskrim Polresta Band
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH BESAR Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan memastikan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Aceh siap menyelenggarakan pendidikan pem
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan memiliki kewenangan untuk mengambil alih penanganan perkara dugaan korupsi yang me
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Anda sedang mencari berbagai jenis kain tenun Angkola? Barangkali untuk keperluan acara adat, dll. Atau mungkin rindu dengan aneka j
EKONOMI
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengusulkan pembentukan Komisi Nasional (Komnas) Masyarakat Adat dalam Rancangan
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan status hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adrian
HUKUM DAN KRIMINAL