BPBD Laporkan Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Sibolga, Satu Rumah Rusak Akibat Longsor
SIBOLGA Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke326, Kota Sibolga justru dilanda bencana banjir dan longsor akibat hujan deras ya
PERISTIWA
BITVONLINE.COM -Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung hingga 25 Juli mendatang. Fenomena cuaca ini dipicu oleh keberadaan dua Bibit Siklon Tropis di perairan sekitar Indonesia.
Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, menjelaskan bahwa daerah tekanan rendah yang terdeteksi di perairan barat Filipina (Bibit Siklon Tropis 91W) dan di Laut Filipina utara Papua (Bibit Siklon Tropis 92W) menjadi sumber utama peningkatan aktivitas cuaca di wilayah ini. “Kondisi ini membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang dari Laut Filipina barat hingga perairan timur Filipina,” ujar Andri dalam keterangan resmi.
Selain itu, Andri juga mengingatkan adanya fenomena intrusi udara kering dari Bagian Belahan Bumi Selatan (BBS) yang melintasi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Maluku. Hal ini berpotensi mengangkat uap air basah di depan batas intrusi, menciptakan kondisi hangat dan lembab di sebagian wilayah Sulawesi bagian tengah, Maluku, dan Papua.
“Kecepatan angin yang meningkat hingga lebih dari 25 knot juga diamati di sejumlah wilayah seperti Laut Andaman, Laut Cina Selatan, Samudera Hindia barat daya, dan selatan Jawa Barat hingga Laut Maluku, yang berpotensi meningkatkan tinggi gelombang di sekitar perairan tersebut,” tambahnya.
Dalam analisisnya, BMKG mencatat adanya potensi kuat dari labilitas lokal yang mendukung proses konvektif pada skala lokal di beberapa wilayah, termasuk Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Bengkulu, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, dan Papua Pegunungan.
Secara spesifik, BMKG memperkirakan periode 18 hingga 25 Juli 2024 akan menghadirkan cuaca signifikan berupa hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah provinsi. “Wilayah yang berpotensi terpengaruh antara lain Sumatera Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua. Kondisi ini juga dapat menyebabkan angin kencang di Banten, Jawa Barat, NTB, NTT, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat, dan Papua Tengah,” papar Andri.
BMKG mengimbau masyarakat yang berada di wilayah-wilayah tersebut untuk tetap waspada dan siap-siaga menghadapi potensi cuaca ekstrem. Terutama bagi mereka yang sedang melakukan perjalanan, untuk berhati-hati mengingat kemungkinan terjadinya angin kencang yang dapat menyebabkan pohon tumbang dan material-material berbahaya terbang.
Keselamatan dan kewaspadaan masyarakat menjadi prioritas utama dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem ini. BMKG juga terus memantau dan menyediakan update terbaru mengenai perkembangan cuaca melalui saluran resmi mereka untuk memastikan informasi yang akurat dan tepat waktu kepada publik.
(N/014)
SIBOLGA Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke326, Kota Sibolga justru dilanda bencana banjir dan longsor akibat hujan deras ya
PERISTIWA
IDI Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman AlFarlaky, mendesak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk segera memutus kontrak ven
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Jepang dalam rangka kunjungan resmi kenegaraan pada 29 hingga 31 Maret 2026. Kepala negara
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah diprediksi akan kembali mendapat tekanan pada pekan depan. Mata uang Garuda berpotensi menembus level psikolo
EKONOMI
JAKARTA Presiden Ke6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengenang dan memuji sosok almarhum Juwono Sudarsono sebagai pemikir cemerlang
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Satgas Kamseltibcarlantas Polres Padangsidimpuan mengintensifkan pengaturan lalu lintas pasca berakhirnya Operasi Ketupa
NASIONAL
JAKARTA Komisi III DPR RI akan menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait kasus dugaan korupsi pembuatan video profil desa oleh
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat sebanyak 87,83 atau 337.340 dari total 431.882 Penyelenggara Negara (PN) atau Wajib
PEMERINTAHAN
JAKARTA Badan Narkotika Nasional (BNN) memastikan bahwa gembong narkoba internasional Dewi Astutik alias Paryatin bakal segera dilimpahk
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas secara virtual bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih pada Sabtu (28/3/
PEMERINTAHAN