Dari TPA Sampah ke Bank Pakan: Jawaban Krisis Pakan Ternak
OlehAgus SantosoHARGA konsentrat pakan ternak di pasaran menembus Rp8.500 per kilogram. Peternak domba kambing mengeluh. Untuk satu ekor do
OPINI
SURAKARTA -Kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami seorang mahasiswi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) telah mengguncang kampus dan masyarakat luas. Kejadian ini terungkap melalui curhatan korban di akun Instagram @dpn.ums, yang menjelaskan detil pengalamannya saat menjalani bimbingan skripsi di rumah seorang dosen.
Respons Kampus UMS Terhadap Kasus IniPihak Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) segera merespons serius insiden ini dengan melakukan penyelidikan menyeluruh. Wakil Rektor IV UMS, EM Sutrisna, menyatakan bahwa UMS sangat prihatin dengan kasus ini, mengingat kampus menerapkan nilai-nilai Islam Kemuhammadiyahan. Oknum dosen yang diduga sebagai pelaku telah dipanggil untuk memberikan keterangan di tingkat program studi, fakultas, dan rektorat. Langkah selanjutnya akan bergantung pada hasil penyelidikan, yang mungkin berujung pada sanksi disiplin sesuai dengan beratnya pelanggaran.
Perlindungan Terhadap KorbanUMS juga berkomitmen untuk melindungi mahasiswi yang menjadi korban dalam kasus ini. Langkah-langkah seperti pemanggilan pelaku dan pemeriksaan terhadap semua pihak yang terlibat, termasuk korban, dilakukan untuk memastikan keadilan dan keamanan korban. Proses ini akan mengikuti mekanisme Komite Disiplin kampus dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku.
Tuntutan Korban dan Respons MahasiswaGubernur Mahasiswa BEM FKIP UMS, Andika Eldyansyah, telah berkomunikasi dengan fakultas dan program studi terkait tuntutan yang diajukan oleh korban. Tuntutan sementara meliputi penolakan terhadap kenaikan jabatan dosen, penyesuaian jam kuliah, dan penangguhan wewenang dosen untuk membimbing korban. Mahasiswa UMS secara umum mendukung korban dan menekankan perlunya perlindungan yang lebih baik bagi mahasiswa dalam lingkungan kampus.
KesimpulanKejadian ini menyoroti pentingnya penegakan hukum dan nilai-nilai etika di lembaga pendidikan, serta perlunya langkah-langkah konkret untuk memastikan keamanan dan kesejahteraan mahasiswa. Masyarakat berharap agar proses penyelidikan dan penegakan hukum dilakukan dengan adil dan transparan, sehingga kasus ini dapat memberikan pembelajaran yang mendalam bagi seluruh pihak di UMS dan institusi pendidikan lainnya.
(N/014)
OlehAgus SantosoHARGA konsentrat pakan ternak di pasaran menembus Rp8.500 per kilogram. Peternak domba kambing mengeluh. Untuk satu ekor do
OPINI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) ramp
PEMERINTAHAN
JAKARTA Polda Metro Jaya akan mengumumkan hasil pemeriksaan forensik jenazah Sutrimo pada pekan ini. Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat
HUKUM DAN KRIMINAL
JEMBRANA Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW kepada seluruh umat Islam di dunia. P
NASIONAL
JAKARTA Kebiasaan menonton video pendek secara berlebihan dapat berdampak pada fungsi kognitif. Fenomena yang dikenal sebagai Short Video
KESEHATAN
BINJAI DPC Partai Demokrat Kota Binjai menggelar Lomba Rakyat untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke25 Partai Demokrat. Kegiatan ter
POLITIK
JAMBI Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni memastikan komunikasinya dengan Presiden Prabowo Subianto tetap berjalan baik meski tidak mendamp
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa enam saksi dalam penyidikan dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pad
NASIONAL
JEMBRANA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyoroti kolaborasi lintas lintaspartai dalam pelaksanaan proyek
NASIONAL
JAKARTA Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) memastikan aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, pada Kamis
NASIONAL