YOGYAKARTA – Kisah tragis meninggalnya pebulu tangkis muda asal China, Zhang Zhi Jie, masih mengguncang dunia olahraga internasional. Pada Minggu (30/6), Zhang Zhi Jie terjatuh tak sadarkan diri saat bertanding di Kejuaraan Asia Junior Badminton yang berlangsung di Yogyakarta. Setelah mendapat perawatan medis intensif, Zhi Jie akhirnya dinyatakan meninggal dunia, mengundang simpati mendalam dari para penggemar bulu tangkis di seluruh dunia.
Proses penanganan jenazah Zhi Jie kini berada di Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Dr Sardjito, Yogyakarta, telah mengundang perhatian luas. “Sejak kedatangan Zhi Jie ke RSPAU Hardjolukito dan kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Sardjito, kami melakukan penanganan awal dan memasukkannya ke ruang pendingin di Kedokteran Forensik,” ungkap Banu Hermawan, Manajer Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito.
Menurut Banu, tidak ada tindakan medis yang dilakukan sebelum keluarga Zhi Jie tiba. “Kami menunggu kedatangan keluarga dari China agar mereka dapat melihat kondisi Zhi Jie secara langsung,” tambahnya. Hal ini menunjukkan sikap hormat dan kesantunan rumah sakit terhadap proses pengidentifikasian dan penanganan jenazah yang sesuai dengan prosedur dan budaya keluarga.
Kronologi Insiden
Sebelumnya, pada saat kejadian di lapangan, Humas dan Media Panitia Pelaksana BNI Asia Junior Championships, Broto Happy, menjelaskan bahwa Zhi Jie sudah dalam kondisi tak sadarkan diri ketika tiba di UGD RSPAU Dr S. Hardjolukito. “Setibanya di sini, tim medis segera melakukan penilaian dan mendapati bahwa Zhi Jie tidak memiliki nadi dan tidak ada napas spontan,” ujarnya.
Prosedur resusitasi seperti Pijat Jantung Luar (CPR) dilakukan selama tiga jam namun tidak memberikan respons positif. “Tim medis menyatakan Zhi Jie meninggal dunia pada pukul 20.50 WIB dan menginformasikan hal tersebut kepada tim resmi dari China,” lanjut Broto.
Respons dan Tindakan Lanjutan
Setelah tim resmi China meminta, jenazah Zhi Jie kemudian dipindahkan ke RSUP Dr Sardjito untuk evaluasi lebih lanjut. “Di UGD RSUP Dr Sardjito, dilakukan upaya resusitasi tambahan namun tidak berhasil mendapatkan respons sirkulasi spontan,” jelas Banu Hermawan.
Penanganan yang dilakukan di kedua rumah sakit ini menegaskan bahwa Zhi Jie mengalami henti jantung mendadak yang tidak dapat diatasi meskipun upaya medis yang intensif. Keseluruhan proses penanganan jenazah mengikuti prosedur medis dan etika yang tinggi, menunjukkan penghargaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan profesionalisme dalam menghadapi situasi yang sulit ini.
Simpati dari Dunia Olahraga
Kematian mendadak Zhi Jie telah mengguncang komunitas bulu tangkis internasional dan menyisakan duka mendalam. Para penggemar, rekan-rekan sesama atlet, dan pihak terkait olahraga bulu tangkis di berbagai negara menyampaikan rasa belasungkawa mereka atas kepergian Zhi Jie yang begitu tragis ini.
Menunggu Kepastian Lebih Lanjut
Saat ini, pihak RSUP Dr Sardjito masih menunggu kedatangan keluarga Zhi Jie untuk proses identifikasi lebih lanjut dan pengambilan keputusan terkait pemulangan jenazah ke negara asalnya. Keseluruhan proses ini terus diawasi dengan ketat oleh berbagai pihak terkait untuk memastikan segala prosedur dan tata cara berjalan dengan baik dan sesuai dengan hukum.
(N/014)
Jenazah Zhang Zhi Jie Masih di RSUP Dr Sardjito, Tunggu Keluarga dari China