Kemnaker Integrasikan Data BPJS dan K3, Pengawasan Ketenagakerjaan Masuk Era Baru
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai menerapkan sistem pengawasan ketenagakerjaan berbasis risiko (riskbased supervision
NASIONAL
MAKKAH -Setelah menyelesaikan ibadah haji di Kota Suci Makkah, jamaah haji Indonesia dari Kloter SOC 02 asal Temanggung dan Magelang kini bersiap-siap untuk pulang ke Tanah Air. Proses kepulangan mereka dimulai dari Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz di Madinah, yang menjadi titik awal perjalanan menuju Indonesia.
Pantauan langsung dari lokasi menunjukkan ratusan jamaah Kloter SOC 02 berkumpul di dekat pintu keluar Hotel 412 di wilayah Raudhah, Makkah. Mereka dengan penuh semangat menunggu untuk naik ke bus yang telah disiapkan dengan baik oleh petugas. Suasana terlihat campur aduk antara kebahagiaan dan sedih, seperti yang dirasakan oleh salah satu jamaah asal Temanggung yang mengenakan peci hitam. Meskipun gembira setelah menunaikan rukun Islam kelima, dia juga mengakui rasa sedih meninggalkan Kota Suci Makkah.
Di sisi lain, Kurnia Nur, jamaah lainnya yang berusia 44 tahun, terlihat menangis haru dan bahagia setelah menyelesaikan ibadah haji. Dalam kesaksiannya, dia menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan untuk mengunjungi Baitullah. Dalam perjalanannya, tidak ada kendala yang besar yang tidak dapat diatasi dengan aman dan nyaman. Bagi jamaah-jamaah seperti Kurnia Nur, ibadah haji adalah pengalaman yang sangat dimuliakan.
Direktur Bina Haji Kementerian Agama (Kemenag), Arsyad, menjelaskan bahwa keberangkatan pertama jamaah haji ke Madinah melibatkan beberapa kloter, termasuk Kloter SOC 02. Para petugas telah mempersiapkan segala hal dengan matang untuk kepulangan ini. Barang-barang bagasi jamaah telah ditimbang sejak sebelum berangkat menuju Padang Arafah untuk melaksanakan wukuf, sehingga semua persiapan berjalan lancar. Arsyad juga menegaskan bahwa jamaah dari Kloter SOC 02 termasuk dalam kategori keberangkatan awal, yang membuat proses kepulangan mereka semakin terorganisir.
Total jamaah haji dalam Kloter SOC 02 yang akan kembali ke Tanah Air mencapai 360 orang, ditambah dengan lima petugas haji yang setia mendampingi mereka. Arsyad juga menyampaikan rasa syukur bahwa tidak ada satu pun jamaah yang meninggal selama menjalani proses ibadah haji. Hal ini menjadi bukti solidnya kloter ini dalam menjaga disiplin dan mengikuti aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama.
Kepulangan jamaah haji Indonesia dari Makkah ke Tanah Air bukan hanya merupakan akhir dari perjalanan spiritual mereka, tetapi juga menjadi momen mengharukan yang mengingatkan kita akan kebesaran dan keagungan ibadah haji. Semoga kepulangan mereka membawa berkah dan menjadi bekal untuk kehidupan yang lebih baik di Tanah Air.
(N/014)
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai menerapkan sistem pengawasan ketenagakerjaan berbasis risiko (riskbased supervision
NASIONAL
MANADO Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara menegaskan komitmennya dalam mengawal pelaksanaan proyek strategis nasional di sektor pen
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI sekaligus Ketua Badan Advokasi Hukum dan HAM (Bakumham) DPP Partai Golkar, Mangihut Sinaga, menyampaika
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah Indonesia terus mengupayakan agar produk kelapa sawit nasional memperoleh pengecualian dari kebijakan tarif impor sebe
EKONOMI
BANDA ACEH Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat pemulihan infrastru
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto berencana melibatkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dalam setiap rapat koordinasi Komite Sta
EKONOMI
MEDAN Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungbalai, Fitra Ramadhan Panjaitan, divonis tiga tahun penjara dalam perkara koru
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU), Prof. Dr. Ningrum Natasya Sirait, SH, MLi, menegaskan perubahan mekanis
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batu Bara menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian laporan Panitia
PEMERINTAHAN
JAKARTA Anggota Panitia Kerja (Panja) Pengawasan Komisi III DPR RI, Teuku Ibrahim, mendesak Polda Metro Jaya bergerak cepat mengusut peny
HUKUM DAN KRIMINAL